Wagub Sulsel-Kemenkumham bahas konsep lapas terbuka

Wagub Sulsel-Kemenkumham bahas konsep lapas terbuka

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Mualimin Abdi.ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membahas konsep pembangunan lembaga permasyarakatan (lapas) terbuka di daerah tersebut.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Mualimin Abdi mengaku tertarik dengan ide Wagub Sulsel soal lapas dengan konsep alam terbuka.

Baca juga: Kemenkumham Sulsel minta kajian akademik Lapas Terbuka Malino

"Wagub Sulsel punya ide lapas dengan konsep terbuka. Lapas terbuka di Sulsel itu rencananya dibangun di daerah dingin,” ujar Mualimin dalam keterangannya di Makassar, Selasa.

Menurut dia, pembahasan konsep lapas terbuka itu merupakan bentuk kerja sama dan koordinasi yang baik antara Pemprov Sulsel dengan Kemenkumham.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengemukakan lapas dengan konsep terbuka itu direncanakan dibangun di daerah Pucak, Kabupaten Maros.

Baca juga: Ada yang positif, pegawai Lapas Terbuka Pasaman-Sumbar tetap bekerja

Menurut dia, warga lapas binaan di alam terbuka bisa berkreasi. Dibina sampai bisa mandiri, termasuk dilatih peternakan dan perkebunan.

"Lapas dengan konsep alam terbuka. Lapas terbuka, jadi tidak dikurung lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan, kalau ada pesantren alam, bisa juga ada lapas alam agar nanti (warga binaan) keluar, bisa hidup normal.

Baca juga: Pemprov Kaltim Dukung Pembangunan Lapas Berskala Besar Kaltimtara

Hadir dalam kegiatan itu di antaranya Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Sulawesi Selatan Harun Sulianto, Sekretaris Dirjen HAM Direktur Kerjasama HAM Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat serta para Kepala Divisi Kemenkumham Sulsel.

Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020