17 pegawai negatif COVID-19, LAN pastikan tak ada kluster baru

17 pegawai negatif COVID-19, LAN pastikan tak ada kluster baru

Kepala Biro Hukum dan Humas LAN Tri Atmojo Sejati (HO-Dok Humas LAN)

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Administrasi Negara (LAN) memastikan tidak ada kluster baru penyebaran virus Corona di lembaganya setelah 17 pegawainya dipastikan negatif COVID-19.

Kepala Biro Hukum dan Humas LAN Tri Atmojo Sejati melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu, menjelaskan awalnya 17 pegawai LAN diinformasikan positif COVID-19 berdasarkan tes usap (swab) terhadap pegawai yang dilakukan pada Selasa (21/7) lalu.

Baca juga: Cegah COVID-19, LAN gelar pelatihan dasar CPNS "blended learning"

Untuk memastikan hasil tersebut terhadap ke-17 pegawai yang dimaksud, katanya, LAN melakukan tes usap di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, sebagai salah satu RS rujukan nasional.

"Hasilnya secara resmi tertulis dan telah kami terima hari ini, semua dinyatakan negatif COVID-19, termasuk Kepala LAN Dr. Adi Suryanto, M.Si," katanya.

Selain itu, kata Atmojo, dilakukan juga pengecekan sampel darah lengkap melalui laboratorium klinik Prodia dan semuanya menunjukkan hasil secara umum baik.

Kemudian, dilengkapi juga dengan pemeriksaan imuno serologi anti SARS -CoV-2 metode ECLIA, dengan hasil sebanyak 17 orang pegawai LAN non reaktif.

Baca juga: LAN apresiasi kreativitas Bupati Banyuwangi selesaikan masalah

Atas dasar itu, Tri Atmojo memastikan tidak ada kluster corona baru dan tidak ada "lockdown" di LAN.

Selanjutnya, LAN tetap menerapkan secara ketat protokol COVID-19 di seluruh kantor LAN.

Ia meminta semua pegawai LAN tetap tenang dan menjaga kewaspadaan, serta melaksanakan disiplin ketat protokol kesehatan, menghindari aktivitas di kerumunan, makan makanan sehat, dan berolahraga secara rutin.

"Penerapan sistem piket, pembagian kerja berdasarkan 'shift', 'work from office' (WFO) dan 'work from home' (WFH) tetap berjalan," katanya.

Baca juga: Tjahjo Kumolo ingatkan ASN disiplin terapkan protokol kesehatan
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020