Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, mencatat jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sampai 25 Juli 2020 telah mencapai sebanyak 5.294 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, mengatakan jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020.

"Sejak 23 Maret-20 Juli 2020, pasien terdaftar sebanyak 7.964 orang, pasien sembuh 5.294 orang," kata dia.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet bertambah 120 orang
Baca juga: 5.089 pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19
Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet 1.369 orang


Pasien yang harus dirujuk ke RS lain sebanyak 186 orang, sedangkan tiga pasien meninggal dunia, dan ada satu pasien yang kabur.

Data terbaru, jumlah pasien yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet saat ini sebanyak 1.597 orang, terdiri atas 933 pria dan 664 wanita.

Pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1.574 orang, sementara pasien suspek tercatat sebanyak 23 orang.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020 yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Tak hanya di RSD Wisma Atlet, Aris juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh COVID-19 yang dirawat di RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

RSKI Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebanyak 25 orang (17 pria dan delapan perempuan), terdiri atas tiga pasien terkonfirmasi positif COVID-19, dan 22 pasien suspek.

Rekapitulasi mulai 12 April-25 Juli 2020, pasien terdaftar sebanyak 470 orang, 186 pasien sembuh, dan 255 pasien suspek selesai menjalani perawatan.

Ada dua pasien yang memerlukan rujukan ke RS lain, sementara pasien yang meninggal dunia nihil.

RSKI Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk mengantisipasi melonjaknya pasien COVID-19 di Indonesia, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2020