Akumulasi pasien sembuh COVID-19 di Palangka Raya 305 orang

Akumulasi pasien sembuh COVID-19 di Palangka Raya 305 orang

Ilustrasi - Petugas kesehatan melaksanakan tes cepat untuk mengetahui reaksi papran COVID-19 kepada warga Palangka Raya. (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Murni D Djinu mengatakan jumlah atau akumulasi pasien sembuh dari paparan COVID-19 mencapai 305 warga.

"Jumlah pasien sembuh COVID-19 di Kota Palangka Raya terus bertambah. Data yang berhasil dihimpun Tim Gugus pada (16/7) malam tercatat sudah 305 orang dinyatakan sembuh," kata Murni D Djinu saat menggelar konferensi pers di Palangka Raya, Jumat.

Dia mengatakan untuk jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah sejak kasus pertama pada Mei hingga saat ini tercatat 473 kasus.

"Dari seluruh kasus COVID-19 yang ada juga tercatat jumlah kematian pasien sebanyak 37 orang, sehingga tingkat kematian dari seluruh kasus positif mencapai angka 7,82 persen," katanya.

Baca juga: Polresta Palangka Raya selidiki pembuat surat tes cepat palsu

Baca juga: Gugus Tugas Palangka Raya temukan pemalsuan dokumen bebas COVID-19


Selanjutnya, berdasar data yang sama, di wilayah "Kota Cantik" saat ini masih tercatat sebanyak 131 orang berstatus positif dalam perawatan, 72 warga berstatus orang dalam pengawasan dan 66 warga berstatus pasien dalam pengawasan.

"Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 32 kelurahan. Bertambahnya kasus COVID-19 ini juga bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif," katanya.

Dia menambahkan, sampai saat ini juga tercatat 50 persen kelurahan atau sebanyak 16 kelurahan di kota setempat masih dinyatakan bebas dari paparan COVID-19.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Di sisi lain, saat ini Pemerintah Palangka Raya selain fokus pada penanganan COVID-19 juga tengah siaga terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang biasa terjadi saat musim kemarau tiba.*

Baca juga: Kepala BNPB minta pemda perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19

Baca juga: Presiden: Krisis dari pandemi COVID-19 ini bukan sesuatu yang mudah
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020