Korban terdampak banjir Konawe Utara Sultra bertambah menjadi 1.527 KK

Korban terdampak banjir Konawe Utara Sultra bertambah menjadi 1.527 KK

Personel Basarnas Kendari dan TNI Angkatan Darat Kodim 1417 Kendari mengevakuasi warga terjebak banjir di rumahnya, di Desa Puwanggudu, Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (22/6/2020). Pemerintah setempat telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung sejak 17 sampai dengan 30 Juli 2020. (ANTARA/HO-HumasBasarnas/Jjn)

Kendari (ANTARA) - Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan korban terdampak banjir bertambah menjadi 1.527 kepala keluarga atau 4.141 jiwa hingga 16 Juli 2020.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Konawe Utara La Ode Muh Amanuddin mengatakan korban tersebut tersebar di enam kecamatan, di antaranya Andowia, Wiwirano, Langkikima, Lamdawe, Oheo, dan Asera dan 20 desa/kelurahan di daerah tersebut.

"Untuk di Kecamatan Andowia ada lima desa yang terdampak, yakni Desa Pusuli 90 KK, Desa Puuwonua 109 KK, Desa Laronanga 132 KK, Desa Labungga 201 KK, Kelurahan Andowia 19 KK," kata La Ode Amanuddin, saat dihubungi via WhatsApp, Kamis malam.
Baca juga: BPBD: Jumlah pengungsi banjir Konawe bertambah menjadi 941 KK

Korban di Kecamatan Wiwirano yakni Desa Pondoa 70 KK, Lamonae Utama 30 KK, Padalere Utama 98 KK, UPT Trans Padalere 85 KK. Kemudian Kecamatan Langkikima yakni Desa Polora Indah 6 KK.

"Selanjutnya di Kecamatan Landawe yakni Desa Tamabakua 79 KK, Desa Landiwo 82 KK. Kemudian di Kecamatan Oheo ada Desa Sambandete 44 KK," katanya pula.
Baca juga: 500 kepala keluarga di Konawe mengungsi akibat banjir
Data sementara korban terdampak banjir Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara hingga 16 Juli 2020. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Konawe Utara)


Di Kecamatan Asera ada enam desa terdampak, di antaranya Desa Puuwanggudu 102 KK, Desa Alaawanggudu 62 KK, Desa Wanggudu Raya 76 KK, Longeo Utama 88 KK, Kelurahan Asera 47 KK dan Desa Kota Mulya 107 KK.

"Untuk balita ada 312 jiwa, lansia 134 jiwa, ibu hamil satu jiwa, dan ibu menyusui ada 86 jiwa. Infrastruktur SDN 6 Andowia terendam air campur lumpur dengan ketinggian 80-90 sentimer," katanya pula.

Amanuddin juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah setempat terus menyalurkan bantuan logistik yang masuk ke warga terdampak banjir dan mengungsi, baik di hunian sementara atau mengungsi secara mandiri.

"Hingga saat ini ada tiga kecamatan yang masih terisolir, yakni Desa Sambandete dan Puuhiala Kecamatan Odeo, Desa Landiwo Kecamatan Landawe, dan Kecamatan Langkikima Desa Tambakua," kata dia lagi.
Baca juga: Sebanyak 1.286 KK terdampak banjir Konawe Utara
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020