Kemarin, penyelamatan bank bermasalah hingga rupiah dibayangi pandemi

Kemarin, penyelamatan bank bermasalah hingga rupiah dibayangi pandemi

Ilustrasi - Karyawan membersihkan logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). ANTARA FOTO/Audy Alwi/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Jumat (10/7/2020) kemarin, mulai dari pemerintah memberikan wewenang baru ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menyelamatkan bank bermasalah hingga rupiah akhir pekan masih dibayangi kekhawatiran terhadap pandemi COVID-19.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Pemerintah berikan wewenang baru ke LPS selamatkan bank bermasalah

Pemerintah memberikan mandat baru kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) antara lain wewenang untuk menempatkan dana di industri perbankan, jika ada bank yang bermasalah karena situasi pandemi COVID-19.

“Iya sudah mendapat (kewenangan). Lengkapnya kami akan jelaskan melalui konferensi pers nanti sore (Jumat, 10/7),” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah kepada ANTARA saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

2. Luhut minta Kaltim kembangkan hilirisasi dorong ekonomi pascapandemi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengembangkan hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pascapandemi COVID-19,

"Menurut saya di Kaltim ini perlu kita lihat hilirisasi apa yang harus kita lakukan karena itu yang akan banyak nanti membantu kita. Kepada para pemimpin di Kaltim, baik Gubernur, Wali Kota, dan Bupati saya minta hal ini dipikirkan. Jadi bukan hanya gali dan ekspor saja, bukan itu lagi karena itu nanti habis. Maka kita buat supaya betul-betul ada nilai tambah," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

3. Perkuat bisnis digital, Telkom bangun data center skala internasional

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk akan membangun data center berskala besar dengan sertifikasi tingkatan (Tier) III dan Tier IV, Telkom HyperScale Data Center (HDC) untuk mengakselerasi bisnis digital sebagai pendukung berbagai layanan dan solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

“Dengan kategori tier III dan tier IV, maka data center ini memiliki spesifikasi, fasilitas dan tingkat layanan terbaik dengan 99,995 persen ‘uptime dan fully redundant infrastructure’. Ini memantapkan langkah Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi dengan memperkuat fondasi bisnis digital di masa depan, khususnya untuk domain digital platform,” kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

4. Menhub apresiasi inovasi ojek dan taksi daring di masa pandemi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh aplikator dan taksi daring angkutan sewa khusus beserta mitra pengemudinya di masa pandemi COVID-19.

“Saya apresiasi berbagai inovasi yang dilakukan aplikator dan para mitra pengemudi yang bisa memberikan kesempatan bagi para mitra untuk tetap bekerja, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelas Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini


5. Rupiah akhir pekan masih dibayangi kekhawatiran terhadap pandemi

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup melemah masih dibayangi kekhawatiran terus naiknya jumlah kasus pandemi COVID-19.

Rupiah Jumat sore ditutup melemah 40 poin atau 0,28 persen menjadi Rp14.435 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.395 per dolar AS.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020