Menteri PPPA ajak pengungsi Lebak gunakan masker cegah COVID-19

Menteri PPPA ajak pengungsi Lebak gunakan masker cegah COVID-19

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengajak warga pengungsian korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak mengunakan masker untuk pencegahan COVID-19. ANTARA/Masyur S/am.

Lebak (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak PPPA Bintang Puspayoga mengajak pengungsi korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak menggunakan masker untuk pencegahan COVID-19.

"Kami minta warga yang tinggal di kawasan pengungsian hunian sementara atau (huntara) Cigobang Kecamatan Lebak Gedong menggunakan masker," kata Menteri PPPA saat kunjungan kerja ke Kabupaten Lebak,sekaligus merayakan Hari Anak Nasional, Kamis.

Menurut Menteri, masker menjadi salah alat untuk mencegah penyebaran COVID-19, selain upaya menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan pola hidup sehat.

Baca juga: Legislator minta pemerintah perhatikan korban bencana alam Lebak
Baca juga: ACT bangun hunian korban banjir bandang Lebak


Ia merasa prihatin sepanjang masuk kawasan pengungsian Cigobang Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak tidak ada satu pun masyarakat yang menggunakan masker.

Kejadian itu mudah-mudahan bukan karena mereka salah persepsi tentang normal baru, katanya.

"Kita harus melindungi anak-anak dari penyebaran virus COVID-19 itu dengan menggunakan masker, dan mengajarkan mereka protokol kesehatan selama pademi," katanya. 

Menurut dia, pemerintah berkeinginan kuat untuk membangun dan melindungi anak-anak dari kekerasan termasuk kekerasan seksual. "Ini bukan tanggung jawab satu atau dua pihak, tetapi anak-anak menjadikan tanggung jawab bersama," katanya.

Baca juga: Angka masalah gizi pada anak akibat COVID-19 dapat meningkat tajam
Baca juga: UNICEF-Unair bantu ribuan masker untuk anak-anak di Surabaya
Baca juga: Menteri PPPA: "Kamu Pahlawanku" beri pemahaman COVID-19 pada anak
Pewarta : Mansyur suryana
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020