Pengamat: FRI harus dorong peran perguruan tinggi terkait COVID-19

Pengamat: FRI harus dorong peran perguruan tinggi terkait COVID-19

Pengamat Kebijakan Pendidikan yang juga Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Cecep Darmawan. (ANTARA/Dok cecepdarmawan.lecture.upi)

Bandung (ANTARA) - Pengamat Kebijakan Pendidikan yang juga Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Cecep Darmawan mengatakan Forum Rektor Indonesia (FRI) harus semakin mendorong peran serta perguruan tinggi terkait penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Memang selama ini sudah ada sumbangsih dan aksi nyata dari sejumlah perguruan tinggi terhadap penanggulangan COVID-19. Tapi maksudnya, mungkin FRI atau Forum Rektor Indonesia bisa lebih mendorong perguruan tinggi agar lebih aktif dalam konteks penanggulangan COVID-19 di Tanah Air," kata Cecep Darmawan, Senin.

Cecep mengatakan empat pesan kepada Forum Rektor Indonesia (FRI) dalam sambutannya di acara pembukaan Konferensi FRI 2020 yang dilakukan secara virtual, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, (4/7) harus ditindaklanjuti lebih jauh oleh perguruan tinggi seperti misalnya soal kepedulian perguruan tinggi.

"Nah dalam masa pandemi COVID-19 seperti ini pemerintah dan masyarakat membutuhkan sumbangsih perguruan tinggi dan aksi nyata perguruan tinggi, karena perguruan tinggi itu harus menjadi pilar perubahan pembaharuan dan mitra bagi masyarakat bagi pemerintah istilahnya bisa barang-barang atau bekerja sama dengan berbagai pihak," kata dia.

Persoalan bangsa ini, kata Cecep, juga merupakan persoalan perguruan tinggi yang juga harus ditangani makanya riset-riset di perguruan tinggi dalam masa pandemi COVID-19 sangat dibutuhkan.

Baca juga: Empat pesan Presiden untuk Forum Rektor Indonesia

Baca juga: Forum Rektor minta kedepankan dialog atasi polemik bangsa


Dia mengatakan pandemi COVID-19 juga bisa menjadi momentum bagi Forum Rektor Indonesia untuk lebih mengukuhkan eksistensi peran serta perguruan tinggi di masyarakat dalam penanggulangan virus corona.

"Ya perguruan tinggi di kita saat ini ada sekitar empat ribuan lebih. Coba digerakkan itu empat ribu perguruan tinggi itu dalam penanggulangan corona," kata dia.

Cecep mencontohkan program studi kesehatan masyarakat bisa dioptimalkan peran serta terkait tentang pandeminya, termasuk fakultas sosial hukum melakukan penyuluhan ke masyarakat tentang disiplin dalam penanggulangan COVID-19 di masa tatanan kehidupan normal baru.

Lebih lanjut ia mengatakan perguruan tinggi juga harus peduli terhadap persoalan bangsa lainnya seperti masalah Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

"Jadi jangan sampai (RUU HIP) soal politik bukan soal kampus justru kampus harus menjadi bagian yang penting dalam pemikiran persoalan bangsa. FRI ini harus jadi think tank bagi bangsa dan negara," ujar dia.

Sementara itu, terkait pesan Presiden Jokowi yang mengajak perguruan tinggi lebih aktif bekerja sama dengan industri, termasuk bekerja sama dengan kawasan industri terdekat di wilayahnya, Cecep mengatakan harus ada re-orientasi atau re-evaluasi terhadap program studi dan jurusan di perguruan tinggi.

Baca juga: Forum Rektor Indonesia 2020-2021 dijabat Rektor IPB

Baca juga: Ketua Forum Rektor nantikan pemikiran "out of the box" Nadiem Makarim
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020