Pasien COVID-19 yang masih dirawat di Aceh tinggal satu

Pasien COVID-19 yang masih dirawat di Aceh tinggal satu

Arsip Foto. Petugas medis di ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, Aceh, Selasa (3/3/2020). RSUD Cut Mutia di Aceh Utara merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 di Provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/foc.

Banda Aceh (ANTARA) - Jumlah pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di Provinsi Aceh tinggal satu orang menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat pada Jumat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh mengatakan pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit tersisa satu setelah satu pasien COVID-19 berusia 37 tahun asal Kota Banda Aceh dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Pasien yang baru sembuh, menurut dia, merupakan warga yang baru pulang dari Sumatera Utara dan punya riwayat kontak dengan pasien COVID-19 namun tidak mengalami gejala sakit.

"Alhamdulillah, kita bersyukur pasien Ih telah sembuh dan kita harapkan tetap menjalankan protokol kesehatan," kata Saifullah.

Sementara satu pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, menurut dia, merupakan warga berusia 51 tahun asal Kabupaten Aceh Tamiang. Warga dengan inisial Muk tersebut kondisinya sudah membaik.

 "Mari kita berdoa agar Muk segera sembuh dan semoga tidak ada lagi kasus baru infeksi virus corona di Aceh," kata Saifullah.

Jumlah akumulatif pasien COVID-19 di provinsi paling barat Indonesia sebanyak 20 orang dengan perincian 18 orang sudah sembuh, satu orang meninggal dunia, dan satu orang masih dalam perawatan.

Baca juga:
Aceh mencegah COVID-19 dengan kearifan lokal

Enam provinsi tidak mengalami penambahan kasus COVID-19
Pewarta : Khalis Surry
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020