Ketum Bhayangkari salurkan 2.000 paket bantuan untuk difabel-ibu hamil

Ketum Bhayangkari salurkan 2.000 paket bantuan untuk difabel-ibu hamil

Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis (tengah depan) memberikan bantuan kemanusiaan ramah perempuan dan anak secara simbolis kepada kaum difabel di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/6/2020). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) memberikan 2.000 paket bantuan kemanusiaan ramah perempuan dan anak kepada masyarakat khususnya kaum difabel dan kelompok rentan seperti ibu hamil.

"OASE KIM, Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari mendukung kebijakan Pemerintah dan pimpinan Polri dengan secara aktif memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19," kata Fitri Idham Azis di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Penyaluran bantuan kemanusiaan ramah perempuan dan anak ini merupakan penyaluran bantuan tahap ke dua.

Baca juga: FK IJk-FK BUMN salurkan bantuan untuk guru ngaji terdampak COVID-19

Bantuan ini akan didistribusikan ke sejumlah kelurahan di Jakarta Timur yakni Cipinang Besar Utara, Jati, Jatinegara, Kampung Melayu dan Utan Kayu Utara serta dua kelurahan di Jakarta Pusat yakni Gunung Sahari Utara dan Mangga Dua Selatan.

Selain itu pihaknya juga memberikan 2.000 paket vitamin dan obat-obatan kepada para polisi yang bertugas di lapangan.

Bantuan tersebut akan didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan para relawan secara door to door kepada penerima.

Sebelumnya, pada Maret 2020, OASE KIM bersama Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari tercatat telah menyalurkan paket sembako dan paket APD berisi baju hazmat, masker medis, sarung tangan medis, penutup kepala, sepatu boots dan thermogun.

Paket sembako yang terdiri dari beras, minyak, tepung terigu, mie instan, gula, kecap dan makanan kering diberikan kepada masyarakat yang terdata kehilangan pekerjaan akibat kebijakan PSBB.

Baca juga: Penyintas bencana Sulteng terdampak COVID-19 dibantu usaha oleh ACT

"Juga kepada kelompok disabilitas dan pekerja informal seperti ojek online, pedagang asongan dan pemulung," kata Fitri.

Tercatat, lebih dari 20 ribu paket sembako telah didistribusikan kepada masyarakat di Jabodetabek. Sementara ada 10 ribu paket sembako disalurkan kepada masyarakat di seluruh wilayah di Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19.

Selain itu, Bhayangkari juga memberikan bantuan terhadap kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu dengan anak balita, anak-anak, kelompok disabilitas dan lansia.

Bantuan untuk mereka, kata Fitri, berupa beras, susu, vitamin, kacang hijau, biskuit, pembalut, popok dan hand sanitizer.

"Paket bantuan untuk perempuan dan anak ini telah diberikan di tahap pertama pada bulan Mei lalu sebanyak 2.000 paket," ujar Fitri.

Pendistribusian bantuan ini berdasarkan data dari Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), yakni disalurkan kepada kelompok ibu dengan balita dan anak di Jakarta Barat (Krendang dan Tambora), Kepulauan Seribu (Pulau Kelapa, Pulau Panggang), Depok (Rawa Kelong dan Citayam) dan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Secara keseluruhan, Bhayangkari di 34 Provinsi telah bersama-sama memberikan bantuan serupa dengan total bantuan yang telah terdistribusi sebanyak 35.000 paket bantuan kemanusiaan ramah perempuan dan anak serta 65.000 paket vitamin dan obat-obatan untuk polisi.

"Seluruh bantuan kemanusiaan ini adalah dukungan dari seluruh anggota Bhayangkari, dengan bantuan dalam bentuk barang dari donatur dan relawan. Semoga seluruh bantuan kemanusiaan ini dapat bermanfaat bagi penerima," kata istri Kapolri Jenderal Pol Idham Azis ini.

Baca juga: Bulog kembali salurkan bansos beras tahap dua di Jabodetabek
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020