PMI Kota Sukabumi kerahkan gunner spraying cegah penyebaran COVID-19

PMI Kota Sukabumi kerahkan gunner spraying cegah penyebaran COVID-19

PMI Kota Sukabumi, Jabar mengerahkan kendaraan taktis gunner spraying untuk menyemprotkan disinfektan ke sejumlah lokasi di kota ini. (Antara/Aditya Rohman)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengerahkan kendaraan taktis 'gunner spraying' untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah titik jalan protokol dalam upaya pecegahan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Upaya ini sebagai bentuk komitmen dan kerja keras PMI dalam membantu pemerintah sebagai upaya pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19 secara maksimal," kata Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo di Sukabumi, Kamis.

Menurutnya, kendaraan taktis model tersebut diklaim dapat mencegah penyebaran COVID-19 seperti dilakukan di Kota Wuhan, Tiongkok. Hal ini juga dilakukan sebagai ikhtiar terutama dalam mitigasi dan pencegahan penyebaran COVID-19 sebagai langkah untuk sterilisasi.

Ketua PMI Provinsi Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Adang Rochjana melalui Kepala Markas PMI Jawa Barat Erlan Suherlan menambahkan dukungan ini dilakukan PMI Provinsi Jabar sebagai upaya respon yang dilakukan pihaknya dalam membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Saat ini PMI Jabar juga sudah mendapat bantuan dari PMI Pusat satu unit mobil gunner spraying blower untuk mendukung kegiatan peduli pencegahan virus yang bisa menyebabkan kematian.

"Kendaraan taktis ini sudah dioperasikan di sejumlah daerah di Jabar dan untuk saat ini di Kota Sukabumi," tambahnya.

Di tempat yang sama, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi kepada PMI dengan melakukan penyemprotan disinfektan dengan mengerahkan kendaraan taktis yang diharapkan bisa meminimalisasikan penyebaran COVID-19.

Pemkot Sukabumi bersyukur PMI bisa bersinergi karena dalam penanggulangan pademi ini pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi butuh bantuan dari seluruh pihak dan elemen masyarakat.

"Langkah PMI ini jadi penyemangat bagi Pemkot Sukabumi, karena kolaborasi ini penting sebab tidak mungkin hanya pemerintah dalam menangani bencana kesehatan ini, tapi butuh dukungan dari semua elemen," katanya.

Orang nomor satu di Kota Sukabumi ini menyebutkan kolaborasi dapat terus dilakukan di fase selanjutnya, sehingga dapat memberikan edukasi kepada warga bahwa new normal bagian tidak terpisahkan di masa mendatang. Di mana dukungan PMI akan mempercepatan pemulihan agar aktivitas bisa kembali normal.
 
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020