Bupati: ASN Pemkab Lumajang positif COVID-19

Bupati: ASN Pemkab Lumajang positif COVID-19

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menggelar konferensi pers terkait dengan bertambahnya jumlah pasien positif COVID-19 di Pendapa Arya Wiraraja Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/4/2020) malam. ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan satu aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Lumajang berinisial AL (47) terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 setelah mengikuti pelatihan tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jawa Timur.

Dengan bertambahnya satu pasien positif, maka jumlah warga Lumajang yang positif terpapar virus corona menjadi enam orang, dari sebelumnya lima orang pada Kamis (9/4) malam.

"Hari ini hasil swab AL sudah diumumkan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif terpapar virus corona, namun kondisi kesehatannya membaik," katanya saat menggelar konferensi pers di Pendapa Arya Wiraraja Lumajang, Jumat malam.

Baca juga: Bupati Lumajang ajak ASN sisihkan gajinya untuk COVID-19
Baca juga: Lumajang karantina wilayah tiga pasien positif COVID-19


AL merupakan warga Kecamatan Pasirian yang mengikuti pelatihan TKHI di Asrama Haji Sukolilo bersama sembilan orang lainnya dari Kabupaten Lumajang yang terdiri dari empat peserta dari Kementerian Agama Lumajang dan enam peserta tenaga kesehatan Lumajang pada 9-18 Maret 2020.

"Kita ketahui bersama bahwa sebagian peserta pelatihan TKHI di Jatim sudah dinyatakan positif terpapar COVID-19 dan AL sudah melakukan isolasi mandiri dan melakukan pemeriksaan, serta menjalani rawat inap di RS Pasirian, namun kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang," tuturnya.

Baca juga: Dua kasus baru di Kota Kediri klaster pelatihan haji di Surabaya
Baca juga: Bupati Lumajang instruksikan semprot tempat ibadah dengan disinfektan


Pada pelatihan TKHI tersebut, lanjut dia, dua narasumber yang memberikan pemaparan sudah dinyatakan positif COVID-19 lebih dulu dan beberapa peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jatim juga dikabarkan terjangkit virus corona, bahkan ada yang meninggal dunia.

"Pasien yang kini terkonfiirmasi positif sempat masuk kerja pada 20 Maret 2020 dengan keluhan demam, batuk, dan pilek, sehingga disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dan melakukan pemeriksaan ke RS Pasirian hingga menjalani rawat inap," katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Lumajang tercatat jumlah pasien positif sebanyak enam orang dan satu diantara nya meninggal dunia, 15 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 240 orang dalam pemantauan (ODP).

Baca juga: Gubernur: 63 dari 256 pasien positif COVID-19 di Jatim sembuh
Baca juga: Gubernur Jatim minta kepala desa pantau isolasi mandiri pemudik
Baca juga: Polda Jatim telah dirikan 114 posko observasi pemudik
Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020