Polres Kudus bagikan paket sembako bagi warga terdampak COVID-19

Polres Kudus bagikan paket sembako bagi warga terdampak COVID-19

Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah saat penyerahan bantuan paket sembako terhadap warga Desa Barongan, Kecamatan Kota Kudus, Kamis (9/4/2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Polres Kudus bakti sosial berupa pembagian paket kebutuhan pokok kepada warga miskin dan mereka yang tidak bisa bekerja karena pandemi virus corona baru (COVID-19).

Warga miskin maupun warga yang pulang dari perantauan yang menjadi sasaran kegiatan itu, di antaranya mereka yang berada di dekat Markas Polres Kudus di Kecamatan Jekulo, dekat kantor Polsek, dan sekitar Markas Kodim 0722/Kudus.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama warga yang sejak ada COVID-19 pulang kampung dan tidak memiliki pemasukan karena kehilangan pekerjaan," kata Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah di sela-sela penyerahan bantuan paket sembako di Desa Barongan, Kecamatan Kota Kudus, Kamis.

Dia mengatakan masyarakat juga membutuhkan makan setiap harinya, termasuk anggota keluarganya, sehingga mereka yang benar-benar tidak memiliki aktivitas usaha cadangan setelah pulang dari perantauan, tentunya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

Baca juga: Polres Temanggung bantu kebutuhan pokok warga terdampak COVID-19

Ia mengajak masyarakat di tengah pandemi COVID-19 untuk tetap disiplin mengikuti anjuran pemerintah dan menyadari bahaya pandemi COVID-19.

"Masyarakat cukup melakukan 'social distancing' (pembatasan sosial) dengan menjaga jarak satu sama lain dan menghindari kerumunan. Jika memang tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya jangan keluar rumah," ujarnya.

Jumadi, warga Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, mengakui sudah sejak tiga pekan lalu belum mendapatkan pekerjaan sampingan setelah pulang dari Jakarta karena COVID-19.

Akhirnya, dirinya bersama keluarganya makan seadanya karena stok kebutuhan pokok mulai habis.

Kondisi berbeda terjadi terhadap Sutoyo yang mengaku sejak pulang dari Jakarta belum bisa beraktivitas kerja karena masih menjalani masa karantina.

Joko Sambung, warga asal Desa Barongan yang mendapatkan paket sembako itu, menyatakan berterima kasih karena dirinya memang sempat libur berjualan selama dua pekan akibat virus corona.

Baca juga: Polres-Kodim Banjarnegara beri sembako bagi warga terdampak COVID-19
Baca juga: Kodim 0504/Jaksel salurkan sembako bagi warga prasejahtera
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020