DPP NasDem instruksikan kader menangkan pilkada tanpa SARA

DPP NasDem instruksikan kader menangkan pilkada tanpa SARA

Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad M Ali menyampaikan sambutan pada rapat kerja wilayah DPW NasDem Sulteng, di Palu, Sabtu (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) menginstruksikan seluruh kadernya di Indonesia termasuk di Sulawesi Tengah untuk memenangkan pertarungan politik pemilihan kepala daerah tahun 2020, dengan cara-cara terhormat dan santun tanpa isu-isu SARA.

"Ini menjadi penting bagi Partai NasDem, menjadi penting untuk saya ingatkan kepada seluruh kader Partai NasDem," ucap Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad M Ali di Palu, Sabtu.

Ahmad M Ali yang merupakan Ketua Fraksi NasDem di DPR-RI menyatakan hal itu saat menyampaikan sambutan pada rapat kerja wilayah DPW NasDem Sulawesi Tengah di Palu.

Di momentum pilkada, kata dia menjadi keharusan bila kader dan partai mendahulukan kepentingan partai. Termasuk memenangkan pertarungan politik di pilkada.

Namun, ia menegaskan kepentingan Partai NasDem tidak boleh mengalahkan atau berada di atas kepentingan nasional. Keamanan dan ketertiban, serta persatuan dan kesatuan sebagai kepentingan nasional berada di atas kepentingan NasDem.

"Kita menangkan kontestasi pilkada ini, dan kita jaga keamanan dan ketertiban di masyarakat," ujarnya.

Karena itu, sebut dia DPP NasDem menyampaikan ke kader agar tidak mempolitisasi isu-isu primordial yang kemudian dapat mengganggu kelancaran penyelenggaraan pesta demokrasi.

Dirinya menegaskan bila ada kader yang mempolitisasi isu-isu tersebut untuk kepentingan pilkada, maka DPP NasDem akan memproses kader tersebut dan ditindak sesuai ketentuan ketentuan partai.

Ahmad M Ali yang merupakan Anggota Komisi VII DPR-RI meminta kepada seluruh kader utamanya Anggota DPR dari Partai NasDem untuk bekerja melaksanakan tugas dan fungsinya, serta mulai melakukan konsolidasi untuk memenangkan pertarungan.

Ia menyebut keputusan partai untuk mengusung para tokoh bertarung dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota wajib untuk dilaksanakan oleh seluruh kader.

"Dan kepada seluruh tokoh-tokoh di luar Partai NasDem yang direkomendasikan oleh Partai NasDem untuk bertarung di pilkada, harus bisa berkoordinasi dengan struktur Partai NasDem di tiap-tiap daerah," katanya.

Baca juga: Fraksi NasDem fokus perlindungan kedaulatan pribadi dalam RUU PDP

Baca juga: NasDem NTT hargai putusan MK terkait pemilu serentak

Baca juga: F-NasDem: Ada potensi 'abuse of power' dalam RUU Data Pribadi

 
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020