Antisipasi COVID-19, mahasiswa Pamekasan jalani kuliah daring

Antisipasi COVID-19, mahasiswa Pamekasan jalani kuliah daring

Mahasiswa asal Pamekasan, Madura, Jatim yang studi di China telah tiba di Pamekasan. ANTARA/Abd Aziz/pri.

Pamekasan (ANTARA) - Mahasiswa Indonesia yang studi di China asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Ilham Tri Kusnadi yang dipulangkan oleh pemerintah Indonesia karena dikhawatirkan terjangkit virus COVID-19 terpaksa menjalani kuliah secara dalam jaringan (daring) atau "online".

"Mulai hari ini kuliah 'online' mulai dilaksanakan," kata Ilham Tri Kusnadi kepada ANTARA di Pamekasan, Senin.

Ilham merupakan satu dari lima orang warga Pamekasan yang kuliah di China.

Warga Jalan Bonorogo, Pamekasan ini kuliah di Fakultas Kedokteran di Hubei University of Science and Technology, China.

Kuliah dalam jaringan ini, kata dia, merupakan kebijakan dari perguruan tinggi agar mahasiswa tetap bisa mendapatkan haknya menerima mata kuliah.

Namun Ilham belum bisa memastikan, sampai kapan perguruan tinggi tempat ia kuliah itu, menerapkan kuliah dalam jaringan.

"Kemungkinan, setelah di China sana memang dirasa telah aman dan kami bisa kembali ke sana," katanya.

Ilham Tri Kusnadi merupakan satu dari tiga warga Pamekasan yang kuliah di China dan kini telah tiba di kampung halamannya berkumpul dengan keluarganya.

Menurut data Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkab Pamekasan, warga Pamekasan yang kuliah di China dan dipulangkan pemerintah Indonesia bersama 238 warga Negara Indonesia lainnya sebanyak lima orang.

Namun, dari jumlah itu, hanya tiga orang yang langsung pulang ke Pamekasan, yakni Tika Putri Laksmi, Ilham Tri Kusnadi dan Anggita Salsabila Nur Alisa. Dua lainnya ada yang ke Jakarta dan Jember ke sanak familinya.

Ketiga orang mahasiswa ini semuanya mengantongi surat keterangan bebas virus COVID-19 .

Dalam surat yang ditanda tangani oleh Letkol (Ckm) dr Agus Patmono, dan Kolonel (Ckm) dr I Wayan Agus Putra itu dijelaskan, bahwa selama masa observasi, tidak ditemukan gejala dan tanda infeksi coronavirus disease (COVID-19), dan selanjutnya pada saat ini dinyatakan sehat.

"Kami senang bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan kami dinyatakan bebas dari virus corona," kata Tika.

Tika Putri Laksmi dan Ilham Tri Kusnadi merupakan kakak beradik yang sama-sama kuliah di Fakultas Kedokteran di Hubei University of Science and Technology, China.

Mahasiswa lainnya adalah Anggita Salsabila Nur Alisa asal Desa Panempan, Kecamatan Pamekasan juga di perguruan tinggi yang sama.

Baca juga: Daftar lengkap WNI yang diobservasi dan paling banyak dari Jatim

Baca juga: Pemprov akan bawa pulang 248 mahasiswa Jatim di China

Baca juga: Unesa pastikan tiga mahasiswa kuliah di Wuhan sudah pulang
Pewarta : Abd Aziz
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020