Sejumlah investor akan tinjau lokasi pembangunan Bandara Singkawang

Sejumlah investor akan tinjau lokasi pembangunan Bandara Singkawang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly (keempat kiri) didampingi Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie (kedua kiri) memotong pagar pintu masuk ke kawasan lahan pembangunan bandara di Singkawang, Kalbar, Senin (18/2). Pembangunan bandara baru di Kota Singkawang yang akan memiliki landasan pacu ultimate sepanjang 2.500 meter dan mampu menampung pesawat Boeing 737-900 ER tersebut ditargetkan akan selesai pada 2022. ANTARA FOTO/David/jhw

Pontianak (ANTARA) - Sejumlah calon investor pembangunan bandara udara kota Singkawang akan melakukan peninjauan pada lokasi pembangunan bandara tersebut, pertengahan Januari mendatang.

"Untuk itu, kita sudah melakuan rapat pendahuluan lintas sektoral "site visit" Bandara di ruang rapat Wali Kota Singkawang, untuk persiapannya. Karena kegiatan visit bandara Singkawang ini akan digelar pada 15-17 Januari 2020, dimana para investor yang akan datang ini berasal dari beberapa negara," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Singkawnag, Rabu.

Dia mengatakan, dalam menyambut kedatangan para calon investor, pihaknya telah mempersiapkan berbagai macam agenda, sehingga para calon investor yang datang bukan hanya sekedar untuk melihat lokasi bandara saja, tapi juga bisa melihat peluang-peluang investasi demi kemajuan Kota Singkawang.

Baca juga: 40 investor lirik kerja sama pembangunan Bandara Singkawang

"Tujuan utama mereka datang ke Singkawang memang mau mengecek lokasi bandara, tapi kita di Singkawang juga menyiapkan potensi-potensi investasi seperti Aerocitynya, City Development Kota Singkawang dan lain-lain," ujarnya.

Sehingga, kesempatan yang baik ini Pemkot Singkawang harus persiapkan secara matang didalam mempresentasikan kepada calon investor yang bakal hadir.

"Informasi yang saya dapatkan sementara ini, calon investor yang akan datang yaitu dari Singapura, Indonesia dan China," ungkapnya.

Baca juga: AP II kaji potensi Bandara Singkawang

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Hendryan mengatakan, para calon investor yang akan datang bukan hanya fokus pada bandara saja, tapi juga fokus pada sektor-sektor lainnya, seperti pasar, obyek wisata dan lain-lain.

"Jadi sayang, apabila kesempatan ini tidak kita manfaatkan untuk kita perkenalkan kepada mereka," katanya.

Kemudian, dalam penyambutan kedatangan calon investor juga, Pemkot Singkawang saat ini sudah membentuk tim dengan melibatkan lintas sektoral.

"Karena tanpa bantuan dari OPD yang terkait, kami dari Dinas Perhubungan tidak akan mampu berbuat mengingat ini juga gawainya Pemkot Singkawang," ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima Dinas Perhubungan Singkawang, bahwa ada sekitar 50 perusahaan yang akan datang ke Kota Singkawang.

"Mereka berasal Indonesia, Jepang, RRC, Thailand dan Singapura," ungkapnya.

Data ini akan pihaknya update setiap hari dan mudah-mudahan bisa semakin bertambah sampai pada hari H nya.

Menurutnya, site visit juga rencananya akan dihadiri Menteri Perhubungan dan Kepala BKPM Jakarta.
Pewarta : Rendra Oxtora
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020