"Dengan semangat keinginan DPW Jawa Barat yang menargetkan sembilan kursi DPRD Kota Bogor, kami akan memperjuangkan target itu di Pileg nanti,"Bogor (Antaranews Bogor) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor menargetkan perolehan suara dalam pemilihan umum legeslatif yang akan digelar 9 April mendatang sebanyak sembilan kursi.
"Target realistis perolehan kursi dewan di DPRD Kota Bogor sebenarnya tujuh kursi, tapi kami mendapat amanat dari DPW Jawa Barat untuk memperoleh sembilan kursi," ujar Ketua DPC PPP Kota Bogor Andi Surya Wijaya di Bogor, Selasa.
Andi mengatakan, secara wilayah Jawa Barat, DPW PPP telah mencanangkan target perolehan suara Pileg 2014 sebesar 20 persen atau sebanyak sembilan kursi. Namun, secara realitas DPC PPP Kota Bogor manargetkan tujuh kursi.
Menurutnya, target tersebut berdasarkan hasil pemetaan, pendataan dan monitoring kekuatan PPP di wilayah Kota Bogor.
Namun, dengan adanya permintaan target dari DPW Jawa Barat, maka DPC Kota Bogor harus bisa meraih sebanyak sembilan kursi DPRD melalui perjuangan keras.
"Dengan semangat keinginan DPW Jawa Barat yang menargetkan sembilan kursi DPRD Kota Bogor, kami akan memperjuangkan target itu di Pileg nanti," ujar Andi.
Andi mengatakan, dengan sisa waktu yang ada sebelum Pileg 2014, momen Hari Lahirnya (Harlah) ke-41 PPP pada Januari ini bukan hanya sebagai evaluasi tentang kinerja dan perjuangan partai, tetapi menjadi momentum untuk memenangkan pertarungan Pileg dan meraih target yang telah dicanangkan.
Ia mengatakan, DPC PPP Kota Bogor telah berupaya melakukan perubahan stigma dan paradigma partai dengan melakukan regenerasi dan konsolidasi yang benar.
Menurutnya, karena PPP itu partai berazaskan Islam, semua perjuangan partai dititikberatkan kepada masalah umat Islam.
"Selama ini kiprah PPP di Kota Bogor sudah melaksanakan perwujudan aspirasi dalam bidang keagamaan, dan ke depannya bidang keagamaan akan tetap menjadi konsentrasi, karena basis ujung tombak masyarakat ada di bidang tersebut," ujarnya.
Pewarta: Laily RahmawatiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.