"Kami sudah siapkan cara-cara razia pada waktu dan tempat dengan senjata lengkap,"
Bogor (Antara) - Kepolisian Resor Bogor Kota mengintensifkan pengawasan dan pengamanan senjata api legal dan ilegal sebab dewasa ini terjadi beberapa penyerangan bersenjata yang menyasar anggota kepolisian.

"Pengamanan kita intensifkan dengan menggelar razia rutin, patroli, pendataan serta pengawasan khusus," kata Kepala Polisi Resor Bogor Kota, AKBP Bahtiar Ujang Purnama, di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Kapolres juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi dalam menjaga keamanan Kota Bogor agar kondusif dari ancaman teror dan sebagainya.

Mengenai kerawanan terorisme, pihaknya meningkatkan razia kendaraan dan akan menindak pemilik senjata api ilegal.

"Kami sudah siapkan cara-cara razia pada waktu dan tempat dengan senjata lengkap," kata Kapolres.

Kapolres menyatakan jajaranya akan merazia kepemilikan senjata api baik ilegal maupun legal.

"Dan jika seandainya saat melakukan razia ada perlawanan akan kita tidak segan untuk melakukan tindakan tegas," ujar Kapolres.

Terkait data kepemiliki senjata api di Kota Bogor, Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan melakukan identifikasi data.

Meski belum memiliki data detail mengenai jumlah senjata api yang beredar di Kota Bogor, lanjut Kapolres, pihaknya melakukan identifikasi pemilik senjata api baik legal maupun ilegal.

"Untuk pemilik ilegal kami sudah lakukan upaya, beberapa waktu lalu kami melakukan penangkapan pencurian sepeda motor yang memiliki "air softgun", pelaku kita tindak dan senjata kita amankan," kata Kapolres.

Kapolres menyebutkan, kepemilikan "air softgun", dan senjata angin sama dengan senjata api, harus dilengkapi surat-surat izin.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) dalam mengindentifikasi kepemiliki senjata api maupun senjata angin.



Pewarta: Oleh Laily Rahmawati
: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026