Jakarta (ANTARA) - Perum Perumnas bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan KAI Commuter menguji coba pemindahan tapping gate Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Banten, untuk mengoptimalkan akses masyarakat pengguna KRL.
Direktur Manajemen Risiko dan Legal sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Produksi Perum Perumnas Nixon Sitorus dalam keterangannya, Minggu, mengatakan uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antara kawasan hunian dan transportasi publik.
"Uji coba pemindahan tapping gate Stasiun Rawa Buntu menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan akses yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi penghuni Samesta Mahata Serpong maupun masyarakat pengguna KRL," kata Nixon.
Menurut dia, pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) tidak hanya berkaitan dengan pembangunan hunian di dekat stasiun, tetapi juga bagaimana hunian tersebut terhubung dengan transportasi publik.
Ia mengatakan penguatan konektivitas Stasiun Rawa Buntu dilakukan bersama KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Perumnas, kata Nixon, akan terus mendorong pengembangan konektivitas tersebut dengan memperhatikan aspek keselamatan, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna KRL.
Sementara itu, Train Services Facilities and Customer Care Vice President PT Kereta Commuter Indonesia Adli Hakim Nasution mengatakan pengembangan konektivitas di Rawa Buntu merupakan proyek TOD ketiga yang dikerjakan bersama Perumnas.
"Ini merupakan proyek TOD yang ketiga bersama Perumnas. Sebelumnya pada 2025 di Tanjung Barat, kemudian pada 2026 dilanjutkan di Pondok Cina dan Rawa Buntu," kata Adli.
Ia berharap konektivitas tersebut dapat memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya pengguna transportasi publik dan penghuni kawasan di sekitar Stasiun Rawa Buntu.
Setelah uji coba, Perumnas bersama pemangku kepentingan terkait akan melakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas pemindahan tapping gate serta kebutuhan operasional di lapangan.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pertimbangan dalam melakukan penyesuaian maupun pengembangan akses Stasiun Rawa Buntu.
Pengembangan konektivitas di kawasan itu juga mencakup rencana pembangunan Stasiun Ultimate Rawa Buntu serta akses langsung antara Stasiun Rawa Buntu dan kawasan TOD Samesta Mahata Serpong.
Pewarta: AntaraUploader : M Fikri Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.