Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, mencatat omzet pedagang kaki lima (PKL) pada kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman melonjak sekitar 60 persen dalam sepekan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal, di Cibinong, Rabu, mengatakan omzet PKL meningkat dari Rp112,09 juta pada Minggu (6/9) menjadi Rp179,32 juta pada Minggu (13/9).

"Terjadi peningkatan perputaran omzet sebesar Rp67,22 juta atau sekitar 60 persen hanya dalam rentang satu pekan," kata Bambang.

Ia menjelaskan peningkatan juga terjadi pada rata-rata omzet masing-masing pelaku usaha, yakni dari Rp737.477 menjadi Rp800.551 dalam periode yang sama.

Baca juga: Kota Bogor jadikan CFD sarana bangun kebiasaan hidup sehat dan bugar

Menurut Bambang, sektor kuliner menjadi penopang utama perputaran ekonomi pada CFD Tegar Beriman.

Omzet pedagang kuliner pada 6 September tercatat Rp106,11 juta atau sekitar 93,5 persen dari keseluruhan omzet PKL. Kemudian pada 13 September meningkat menjadi Rp175,57 juta.

Sementara omzet sektor nonkuliner tercatat Rp5,98 juta pada 6 September dan Rp3,74 juta pada 13 September.

Bambang mengatakan data tersebut menunjukkan CFD Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian pelaku usaha lokal.

Aktivitas masyarakat setiap akhir pekan, menurut dia, membuka ruang transaksi bagi PKL dan pelaku usaha yang berjualan di kawasan tersebut.

Baca juga: CFD Kota Bogor kembali digelar mulai 6 September, warga bisa olahraga hingga kuliner

Pendataan omzet dilakukan secara kolaboratif oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor.

Sedangkan pendataan dan pengolahan statistik dilakukan oleh Tim Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor.

Bambang mengatakan Pemkab Bogor terus mendorong optimalisasi CFD Tegar Beriman sebagai ruang publik yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas UMKM dan perekonomian lokal.

"CFD diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga dan berkumpul, tetapi juga menjadi ekosistem yang mendukung aktivitas UMKM dan ekonomi lokal secara tertib, produktif, dan berkelanjutan," kata Bambang.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026