Karawang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyasar ratusan masyarakat dalam layanan kesehatan gratis melalui kegiatan bakti sosial Rail Clinic dan Rail Library di sekitar Stasiun Karawang, Jawa Barat, Senin.
"Kegiatan Rail Clinic ini menjadi salah satu cara kami, KAI Daop 1 untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Deputi Deputi II PT KAI Daop 1 Jakarta Istadi di Karawang.
Rail Clinic merupakan kereta api yang memiliki fasilitas kesehatan dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di sekitar stasiun kereta.
Dalam kegiatan ini, pihaknya mengundang 250 masyarakat yang tinggal di sekitar Stasiun Karawang, untuk mengikuti layanan kesehatan gratis.
Baca juga: Rail Clinic beri layanan kesehatan gratis kepada warga di Stasiun Ledokombo Jember
Baca juga: Ratusan warga Solo manfaatkan pelayanan Rail Clinic KAI di Stasiun Solo Kota
Namun, mereka yang datang melebihi jumlah yang diundang dengan tetap terlayani.
Selain pelayanan kesehatan gratis, dalam kegiatan ini juga Daop 1 memberikan kacamata gratis kepada 30 siswa SDN Nagasari yang membutuhkan alat bantu penglihatan.
"Kami berharap manfaat kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar Stasiun Karawang," katanya.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian KAI terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar stasiun dan jalur kereta api.
Baca juga: Kereta klinik beri pelayanan kesehatan gratis di Stasiun Cigombong
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi, pemeriksaan laboratorium sederhana, pelayanan bagi ibu hamil, pemeriksaan mata, serta pelayanan farmasi dan pemberian obat.
Melalui fasilitas Rail Clinic, layanan kesehatan diberikan menggunakan kereta khusus yang dilengkapi berbagai sarana pemeriksaan.
Selain Rail Clinic, dalam kegiatan ini, KAI Daop 1 juga menghadirkan Rail Library sebagai sarana edukasi dan peningkatan budaya literasi.
"Anak-anak dan masyarakat dapat mengakses berbagai koleksi bacaan sekaligus memperoleh pengalaman belajar di dalam kereta," katanya.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.