Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang mengajak peserta program untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini mengingat kesiapan finansial masa tua perlu direncanakan matang bahkan sedari seseorang masih aktif dan produktif bekerja.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang Muhyiddin Dj kepada puluhan peserta yang menghadiri kegiatan edukasi peningkatan literasi dan pemahaman Program Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Hari Tua (JHT) di salah satu hotel bilangan Cikarang, Senin (14/9).
Dia mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah paradigma pekerja yang menganggap masa pensiun sebagai waktu yang tepat untuk memikirkan kehidupan usia senja.
"Justru masa pensiun harus kita persiapkan ketika kita masih produktif bekerja. Pada saat memasuki masa tua, kemampuan bekerja dan menghasilkan pendapatan sudah tidak sama, sementara kebutuhan hidup tetap berjalan," kata pria yang akrab disapa Indhy itu.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang beri santunan ahli waris petugas wilkerstat BPS
Pihaknya melalui forum interaktif ini membekali pemahaman mendalam mengenai program JHT dan JP kepada para peserta dengan menggarisbawahi bahwa meski keduanya sama-sama krusial untuk masa depan, JHT dan JP memiliki karakteristik bertolak belakang.
JHT pada prinsipnya berbentuk tabungan dari sebagian pendapatan selama aktif bekerja yang diakumulasikan dengan hasil pengembangan lalu dibayarkan sekaligus saat memasuki hari tua.
Sebaliknya, program JP dirancang sebagai pengganti sebagian pendapatan bulanan untuk memastikan kehidupan dasar yang layak. Manfaat JP disalurkan secara berkala setiap bulan bagi peserta atau ahli waris yang memenuhi syarat, seperti janda, duda, anak hingga orang tua.
"JHT memberikan bekal dalam bentuk akumulasi tabungan, sedangkan Jaminan Pensiun dirancang untuk memberikan kesinambungan penghasilan secara berkala. Keduanya memberikan ketenangan jangka panjang," jelasnya.
Baca juga: Klaim BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang Rp395,34 miliar semester I
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pelanggan Nasional 2026 yang mengusung tema 'Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan' melalui implementasi semangat tiga pilar utama yakni Melayani, Melindungi dan Memberdayakan (3M).
Selain memperingati Harpelnas, agenda ini sekaligus menjadi implementasi nyata Bulan Literasi Keuangan 2026. Sesuai pedoman nasional, Kantor Cabang Kelas 1 diwajibkan menyelenggarakan literasi keuangan pada periode tersebut.
Indhy berharap melalui edukasi yang berlangsung interaktif lewat sesi diskusi dan tanya jawab tersebut, ada perubahan cara pandang yang masif di kalangan pekerja.
"Harapan kami sederhana, jangan menunggu tua untuk memikirkan hari tua. Selagi masih produktif, persiapkan perlindungan sejak sekarang. Kami akan terus hadir agar pekerja dapat bekerja dengan tenang dan memasuki masa tua dengan lebih terencana," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.