Bogor (ANTARA) - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengajak masyarakat membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan dukungan kepada atlet Kota Bogor yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Dedie saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 tingkat Kota Bogor yang dipusatkan di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (12/9).

Kegiatan yang diikuti berbagai lapisan masyarakat itu diawali apel, kemudian dilanjutkan dengan senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian penghargaan kepada tokoh olahraga.

Dedie mengatakan Pemerintah Kota Bogor terus meningkatkan fasilitas bagi masyarakat karena olahraga merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

"Melalui olahraga, kita membangun manusia Indonesia seutuhnya. Karena pembangunan bukan hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi yang lebih diutamakan adalah bagaimana kita membangun manusianya," katanya.

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, untuk mengikuti apel yang dilanjutkan dengan senam sehat, cek kesehatan gratis dan pemberian penghargaan di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (12/9/2026). (Antara/Diskominfo Kota Bogor)

Menurut dia, masyarakat yang gemar berolahraga akan memiliki kebugaran dan produktivitas yang lebih baik serta kualitas hidup yang meningkat.

Haornas 2026 mengusung tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar" yang diharapkan tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi diwujudkan sebagai gerakan bersama dan bagian dari pembangunan nasional.

Dedie juga mengajak masyarakat menyemarakkan Porprov XV Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung pada November. Kota Bogor menjadi salah satu tuan rumah dan menargetkan perolehan 100 medali emas.

"Jangan lupa, bulan November 2026 ini kita akan menjadi tuan rumah Porprov ke-XV tahun 2026. Saya mengharapkan seluruh partisipasi dari masyarakat untuk hadir menyaksikan, mendukung, dan juga tentu memberikan support kepada atlet-atlet Kota Bogor," ujarnya.

Selain mendorong budaya olahraga, Pemkot Bogor juga terus menggalakkan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, untuk mengikuti apel yang dilanjutkan dengan senam sehat, cek kesehatan gratis dan pemberian penghargaan di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (12/9/2026). (Antara/Diskominfo Kota Bogor)

Dedie menyebut Kota Bogor saat ini menempati peringkat pertama di Jawa Barat dalam aktivitas penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di tempat kerja, di kelurahan, di ruang publik, hingga lingkungan keluarga," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Anas S. Rasmana mengatakan Haornas yang diperingati setiap 9 September menjadi momentum untuk membangun kesadaran sekaligus budaya olahraga di tengah masyarakat.

Menurut dia, tantangan keolahragaan saat ini tidak hanya berorientasi pada pertandingan dan prestasi atlet, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai kebutuhan dan bagian dari gaya hidup masyarakat.

"Haornas dapat dimaknai sebagai momentum untuk menggerakkan olahraga dari sekadar pertandingan menjadi kebutuhan, dari prestasi segelintir atlet menjadi kebugaran untuk seluruh masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dedie memberikan penghargaan kepada tiga tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memajukan keolahragaan di Kota Bogor.

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, untuk mengikuti apel yang dilanjutkan dengan senam sehat, cek kesehatan gratis dan pemberian penghargaan di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (12/9/2026). (Antara/Diskominfo Kota Bogor)

Penghargaan diberikan kepada Basuki sebagai tokoh yang berjasa dalam memajukan olahraga prestasi, Kusnandar sebagai tokoh yang berjasa dalam memajukan olahraga disabilitas, serta Sugeng Riyadi sebagai tokoh yang berjasa dalam memajukan olahraga masyarakat.

Dedie menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang dinilai telah berkontribusi dalam pengembangan olahraga sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat.

"Terima kasih atas dedikasi dengan daya dan upaya yang diberikan dalam memajukan keolahragaan di Kota Bogor," katanya.

Ia mengatakan pengembangan olahraga juga sejalan dengan kebijakan Pemkot Bogor untuk memperkuat pembinaan serta meningkatkan sarana dan prasarana olahraga.

Menurut dia, pembangunan Lapangan Yasmin ditargetkan selesai pada akhir 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Sementara pada 2027, Pemkot Bogor akan membangun gelanggang olahraga di Bogor Barat dan sarana olahraga di Bogor Timur melalui anggaran yang telah disetujui DPRD Kota Bogor.

"Jadi, nantinya masyarakat tidak saja bisa menikmati fasilitas di pusat kota, tetapi juga bisa tersebar di berbagai kecamatan di Kota Bogor," ujarnya.

Tokoh keolahragaan disabilitas Kota Bogor Kusnandar mengaku bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

Kusnandar mengatakan dirinya telah aktif melakukan pembinaan olahraga disabilitas di Kota Bogor sejak 2005.

Menurut dia, potensi atlet dari kalangan penyandang disabilitas cukup besar sehingga perlu terus diberikan kesempatan dan pembinaan.

"Intinya, semua bisa jika ada kemauan dan usaha. Karena disabilitas juga memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya," katanya. (Adv).



Pewarta: Pewarta BPJ
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026