Kota Bekasi (ANTARA) - Primaya Hospital Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat menggandeng komunitas otomotif W124 'Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia' (MBCI) Jakarta Chapter melalui kesepakatan kerja sama sebagai bentuk kampanye meningkatkan kesadaran kesehatan saat berkendara.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur Meizar Rizaldi mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu inovasi manajemen rumah sakit sekaligus pertama kali dilakukan bersama komunitas otomotif.
"Jujur, kami belum pernah kerja sama dengan komunitas otomotif. Namun kami berharap bisa mendukung aspek kesehatan komunitas pengendara mobil baik secara nasional maupun yang ada di wilayah kita," katanya usai penandatanganan kerja sama di Bekasi, Minggu.
Dia menjelaskan sinergi bersama komunitas pemilik kendaraan roda empat ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya berkendara dalam kondisi prima sehingga mampu mencegah risiko mengalami kecelakaan lalu lintas.
Dirinya menekankan segenap anggota komunitas otomotif ini untuk menghindari berkendara dalam kondisi fatigue atau kelelahan ekstrem sebab berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Mereka juga diminta melakukan pemeriksaan secara berkala.
"Jadi selain periksa mobil, si pengendara juga harus memastikan kondisi kesehatannya. Kami sebenarnya ingin membangun awareness pentingnya memperhatikan kesehatan sebelum maupun setelah berkendara terutama saat menempuh perjalanan jauh," ujarnya.
Ketua W124 MBCI Jakarta Chapter Harvey Ferdinand Tehupeiory mengatakan kolaborasi dengan rumah sakit juga baru dilakukan perdana yang mulai dilaksanakan tahun ini sebagai wujud kesadaran bahaya mengemudi terutama dalam kondisi kesehatan tidak prima.
"Selama ini kalau kita bahas komunitas otomotif yang update hanya tahu touring, kumpul-kumpul, tapi terkait kesehatan, ini pertama kali kami melakukan kerja sama," katanya.
Terlebih komunitas ini dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan wisata menuju Sulawesi sehingga membutuhkan stamina maupun ketahanan fisik yang sangat prima agar selalu dalam performa terbaik hingga sampai tujuan dengan selamat.
"Di bulan ini kami akan ke Sulawesi jadi sangat penting memastikan seluruh anggota kami dalam kondisi prima. Kami juga ucapkan terima kasih atas fasilitas kesehatan yang diberikan Primaya Hospital Bekasi Timur," ucapnya.
Kepala Divisi Marketing Primaya Hospital Bekasi Timur Winku Fahran Ramadhan melanjutkan implementasi kerja sama ini ditandai pemeriksaan kesehatan kepada seluruh anggota komunitas otomotif tersebut guna memastikan kondisi tubuh maupun konsentrasi tinggi saat menjalani aktivitas berkendara.
Anggota komunitas usai menandatangani kesepakatan kerja sama langsung menjalani cek kesehatan gratis terdiri atas Mini MCU, suntik vitamin C, pemeriksaan EKG hingga pengecekan mata.
"Apabila ditemukan gangguan kesehatan, peserta bisa melanjutkan konsultasi dengan dokter kami sebelum melakukan touring ke Sulawesi karena perjalanan jauh butuh kondisi kesehatan prima," ucapnya.
Sementara itu, dokter spesialis okupasi Primaya Hospital Bekasi Timur dr. Radite Nusasenjaya menjelaskan melakukan aktivitas mengemudi jarak jauh membutuhkan ketahanan fisik maupun kewaspadaan berkelanjutan.
Lebih dari itu, perencanaan atau manajemen waktu serta kesadaran kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh juga menjadi perhatian khusus untuk mencegah akumulasi beban kerja yang dapat memicu kelelahan berat selain kesiapan mekanis kendaraan.
"Mengemudi dalam durasi panjang menguras sirkuit saraf perhatian di otak yang memicu penurunan performa seperti peningkatan deviasi jalur," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.