Kabupaten Bogor (ANTARA) - Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana meningkatkan produktivitas lahan pangan di median Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui pengelolaan secara berkelanjutan.
Perwira Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana Mayor Inf Eka P. di Cibinong, Minggu, mengatakan pengelolaan kawasan itu tidak hanya berhenti pada tahap penyiapan lahan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembagian tugas kelompok tani, penyiraman tanaman, perawatan lahan, pembuatan bedengan, hingga pengolahan parit untuk mendukung sistem pengairan.
“Yang kita dorong adalah bagaimana seluruh area ini benar-benar produktif. Kelompok tani kita bagi tugasnya, kemudian penyiraman dan perawatan dilakukan secara rutin,” kata Eka.
Baca juga: Pemkab Bogor jadikan median Jalan Bomang eduwisata ketahanan pangan
Kegiatan tersebut melibatkan personel Korem 061/Suryakancana, Kelompok Tani Suryakancana, serta tim dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Perikanan, dan Dinas Peternakan Kabupaten Bogor.
Eka menjelaskan penyiraman tanaman dilakukan pada area 12 hingga 15 setiap pagi dan sore. Sementara itu, area 16 mulai ditata dengan pembuatan bedengan untuk penanaman.
Pada area 2, Satgas mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mengolah parit sebagai bagian dari penataan sistem pengairan lahan.
Satgas juga menggelar evaluasi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor untuk memastikan kebutuhan dan kendala di lapangan segera ditangani.
Baca juga: TNI-Pemkab Bogor manfaatkan median Jalan Bomang untuk dukung ketahanan pangan
“Kita evaluasi terus bersama dinas terkait. Kalau ada yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan, langsung kita tindak lanjuti. Harapannya, kawasan ini semakin tertata, produktif dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Sejumlah bagian median Jalan Bomang sebelumnya telah ditanami komoditas pertanian. Pada area 14, kelompok tani menanam bibit cabai dan tomat pada lubang tanam yang dilengkapi mulsa.
Pengelolaan kawasan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi TNI, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.