Jakarta (ANTARA) - Personel TNI menyita 21.400 batang ganja diduga milik kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Papua Pegunungan.Berdasarkan siaran pers resmi Puspen Mabes TNI yang diterima di Jakarta, Kamis, dijelaskan bahwa ribuan batang ganja itu ditemukan di dua ladang berbeda, yakni di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (8/9).

"Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi.

Nas menjelaskan penemuan ganja itu terjadi dalam operasi Kinetik 3.18 yang dilakukan 78 personel Yonif 725/WRG dari Satgas Komando Operasi Habema.

Baca juga: Polisi temukan tiga hektare ladang ganja di Empat Lawang Sumatera Selatan
Baca juga: Brimob Polda Sumatera Utara musnahkan 10 hektare ladang ganja di Mandailing Natal
Baca juga: Polres Gayo Lues telah musnahkan 58 hektare ladang ganja sepanjang 2025

Kendati demikian, Nas tidak menjelaskan secara rinci detail kronologi penemuan ladang ganja di dua desa tersebut.

Keterangan Puspen TNI itu hanya menyampaikan ribuan batang ganja tersebut akhirnya disita agar tidak digunakan untuk hal yang merugikan oleh warga di Papua Pegunungan.

Seluruh barang bukti itu juga akan digunakan pihak TNI untuk menelusuri keberadaan kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya.

Dengan adanya penyitaan itu, TNI memastikan akan terus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga dengan cara memberantas peredaran narkoba.

 



Pewarta: Walda Marison
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026