Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, sepakat membuka kembali sejumlah zona pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga setelah ditutup akibat kebakaran.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan keputusan itu diambil agar pelayanan persampahan dari kedua daerah tetap berjalan meski proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung.

“Kami sudah menyepakati pengelolaan sampah harus terus berjalan. Ada beberapa titik lokasi yang dapat mulai digunakan untuk sampah dari Kota maupun Kabupaten Bogor,” kata Rudy di TPAS Galuga, Rabu.

Ia menjelaskan TPAS Galuga terbagi menjadi dua wilayah pengelolaan. Sisi utara dikelola Pemerintah Kota Bogor, sedangkan sisi selatan dikelola Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca juga: 450 ton sampah Kota Bogor tertahan di dalam truk akibat TPAS Galuga ditutup

Kedua pemerintah daerah sepakat saling menggunakan zona pembuangan yang sudah dapat dioperasikan apabila salah satu wilayah masih terdampak kebakaran.

“Kalau wilayah utara belum bisa dipakai, kami meminta izin menggunakan wilayah selatan. Begitu pula kalau wilayah selatan belum bisa dipakai, kami meminta izin menggunakan wilayah utara,” ujarnya.

Berdasarkan perkembangan hingga Selasa pukul 22.12 WIB, titik api di sisi selatan hampir seluruhnya hilang. Petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah bagian dan ditargetkan tuntas pada Rabu.

Sementara itu, tim gabungan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Bogor masih menangani beberapa titik api di sisi utara TPAS Galuga.

Baca juga: Wamen LH targetkan pemadaman TPA Galuga Bogor tuntas paling lama 2 hari

Rudy menegaskan penanganan tidak dilakukan secara terpisah berdasarkan wilayah pengelolaan, melainkan melalui kerja sama kedua pemerintah daerah.

Pelayanan TPAS Galuga sebelumnya dihentikan selama satu hari pada Selasa agar akses menuju lokasi dapat diprioritaskan bagi kendaraan pemadam dan distribusi air.

Kebakaran terjadi sejak Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPAS Galuga, kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026