Bandung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat tiga rumah warga rusak akibat longsornya tanggul irigasi yang jebol di Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya di Bandung, Rabu, mengatakan dua rumah mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang akibat longsor yang terjadi tersebut.
"Tiga rumah warga terdampak, dua di antaranya mengalami rusak berat dan satu rumah mengalami rusak sedang," katanya.
Bencana tersebut terjadi setelah hujan deras menyebabkan debit air meningkat hingga tanggul irigasi jebol dan memicu longsoran dengan panjang sekitar 30 meter serta tinggi 15 meter.
Baca juga: BPBD Bandung perkuat mitigasi potensi pergerakan tanah akibat dampak karhutla
Baca juga: KAI ubah pola operasi KA Serayu akibat longsor Bandung Barat pada Rabu siang
Sementara itu, Camat Kutawaringin Mamet Slamet mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 03.30 WIB setelah hujan deras menyebabkan debit air meningkat hingga tanggul irigasi jebol.
"Awalnya karena hujan deras semalam. Karena kemarau panjang, mungkin ada retakan-retakan, akhirnya irigasi itu jebol dan menimpa beberapa rumah warga," katanya.
Dari tiga rumah yang rusak, satu rumah mengalami kerusakan sedang dan dua rumah lainnya rusak berat serta tujuh lainnya terdampak dengan total warga dalam kejadian tersebut mencapai sekitar 20 jiwa.
Baca juga: Pencarian korban longsor Bandung Barat dilanjutkan dan diperluas
Mamet mengatakan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat untuk sementara mengungsi di rumah kerabat.
"Yang terdampak ada 10 rumah, tetapi ada yang rusak berat. Rumah permanen itu sampai bergeser sekitar 10 meter," ujarnya.
Pemerintah setempat juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat sembari bersama warga melakukan pembersihan material longsoran.
Ia juga mengatakan penanganan awal tanggul akan dilakukan dengan pemasangan bronjong sebelum diterjunkan alat berat untuk memperbaiki bagian irigasi yang jebol.
Pewarta: Ilham NugrahaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.