Moskow (ANTARA) - Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk HAM Volker Turk mendesak Israel agar segera menghentikan kekerasan terhadap rakyat Palestina dan Lebanon serta kepada negara-negara ketiga agar berhenti memasok senjata ke Israel.

"Saya merasa ngeri atas usulan pihak Israel untuk mendorong pengusiran paksa seluruh rakyat Palestina dari Jalur Gaza serta terus mengalirnya retorika dehumanisasi Palestina oleh sejumlah pejabat senior," kata Turk dalam Pertemuan ke-63 Dewan HAM PBB, Senin.

"Mereka juga terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan," tambahnya.

Ia menyampaikan bahwa menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sudah lebih dari 1.300 warga Palestina terbunuh dalam serangan udara Israel ke Jalur Gaza yang terus berlangsung setiap hari meski dengan kesepakatan gencatan senjata yang diteken hampir setahun lalu.

Sementara di Tepi Barat, proses aneksasi Israel terus berlanjut meski ada putusan jelas dari Mahkamah Internasional (ICJ) yang menolak hal tersebut, ucapnya.

"Mereka perlu mengakhiri transfer senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional. Perusahaan juga harus menghentikan praktik politik yang mendukung permukiman ilegal di Israel," kata Turk.

Di samping itu, Turk juga mendesak Israel agar segera menghentikan serangan terhadap masyarakat serta infrastruktur sipil di Lebanon.

 

Sumber: Sputnik



Pewarta: Nabil Ihsan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026