Baturaja (ANTARA) - Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menghadirkan ratusan penerjun payung dari lima negara, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Prancis.
Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Letnan Jenderal TNI Mohamad Naudi Nurdika dalam keterangan tertulis diterima ANTARA di Palembang, Sabtu, mengatakan bahwa aksi penerjunan yang menegangkan dan memukau itu bertujuan memastikan setiap tahapan manuver udara berlangsung aman, presisi, serta sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Operasi udara multinasional ini mengerahkan enam armada pesawat tempur utama untuk mendukung penerjunan pasukan.
Dukungan logistik dan angkut udara tersebut dipasok dari dua armada, yakni dua unit pesawat Hercules C-130 milik TNI, serta tiga unit pesawat Hercules C-130 dan satu unit pesawat tanker/kargo KC-130 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force).
Ratusan personel militer yang terlibat dalam skenario ini diterjunkan secara statis dari ketinggian 1.200 kaki secara bergantian di atas area pendaratan Baturaja.
Pewarta: Edo PurmanaEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.