Sukabumi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menggalakan program wajib belajar 13 tahun dan berusaha menurunkan angka anak tidak sekolah. Hal itu demi terbentuknya sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Sukabumi.
"Kami mencoba berkolaborasi untuk menurunkan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Sukabumi," ujar Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman dalam rakor persiapan pendampingan penanggulangan anak tidak sekolah dan wajib belajar 13 tahun di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Senin, 31 Agustus 2026.
Sekda memetakan soal geografis menjadi salah satu kendala anak tidak sekolah di Kabupaten Sukabumi. Apalagi, Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang sangat luas.
Melihat salah satu hambatan tersebut, sekda berharap rakor ini bisa menemukan solusi terbaik. Termasuk langkah langkah kolaboratif dalam menurunkan jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Sukabumi.
"Semoga ada solusi penanganan penanganan yang luar biasa lewat rakor ini," ungkapnya.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.