Jakarta (ANTARA) - BPI Danantara membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi mulai dari industri bahan bangunan, pengembang, kontraktor hingga layanan pembiayaan untuk mempercepat dan memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk menciptakan akses bagi masyarakat terhadap hunian terjangkau sehingga dapat memenuhi standar kehidupan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan.

"Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas," kata Rosan dalam pernyataan diterima di Jakarta, Minggu.

Menurut Rosan, Danantara berupaya menghadirkan tiga hal melalui penguatan ekosistem tersebut, yakni pasokan rumah dengan kualitas dan harga terjangkau, skema pembiayaan yang kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat.

Baca juga: Menteri Keuangan sebut Danantara akan setor Rp120 triliun ke APBN tahun ini

Untuk sisi pembiayaan, Danantara mendorong sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada dalam ekosistem BUMN. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan dengan skema yang lebih terjangkau.

“Memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” ujarnya.

Rosan menuturkan kebutuhan terhadap hunian saat ini menjadi hal yang sangat prioritas. Oleh karena itu, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah masyarakat.



Pewarta: Indra Arief Pribadi
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026