Bogor (ANTARA) - TNI Angkatan Udara terus memperkuat dukungan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.
Bertempat di Lanud Supadio, Pontianak, helikopter Caracal dan Super Puma disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara (waterbombing), sebagai langkah cepat dalam mengendalikan titik-titik api dan mencegah meluasnya karhutla.
Kesiapan unsur helikopter tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat strategi penanggulangan karhutla, khususnya dalam menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Dengan kemampuan membawa dan menjatuhkan muatan air secara langsung ke lokasi kebakaran, operasi waterbombing diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman serta membantu menghambat penyebaran api ke area yang lebih luas.
Sebelum melaksanakan misi, kesiapan helikopter dan awak pesawat menjadi perhatian utama, meliputi pemeriksaan kondisi teknis pesawat, kesiapan crew, sistem pendukung, serta koordinasi dengan unsur terkait.
Kesiapan tersebut diperlukan agar setiap misi dapat dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan tetap mengutamakan faktor keselamatan penerbangan.
Pengerahan helikopter Caracal dan Super Puma di Lanud Supadio juga menjadi wujud kesiapsiagaan TNI AU dalam merespons perkembangan situasi karhutla di Kalimantan Barat.
Kecepatan respons dari udara menjadi salah satu faktor penting, terutama ketika titik api berada di kawasan yang sulit dijangkau atau ketika kondisi kebakaran berpotensi berkembang akibat faktor cuaca dan kondisi lahan.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.