Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan 20 ribu liter air bersih menggunakan truk tangki dan water canon ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Kecamatan Haurwangi setelah warga menghubungi  call center 110.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Jumat, mengatakan pendistribusian air bersih langsung dilakukan melibatkan sekitar 30 orang petugas guna meringankan beban masyarakat selama musim kemarau.

Dimana permintaan air bersih dapat diajukan masyarakat melalui call center 110 yang akan ditanggapi langsung petugas melakukan pendistribusian tidak hanya dengan truk tangki termasuk menggunakan kendaraan taktis water canon.

"Setiap laporan yang masuk melalui 110 akan segera ditindaklanjuti petugas termasuk permintaan bantuan air bersih, dimana langsung dilakukan pendistribusian dengan truk tangki dan water canon," katanya. 

Baca juga: 30 ribu liter air bersih disalurkan ke wilayah selatan Cianjur

Dia menjelaskan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama permintaan masih tinggi selama musim kemarau, termasuk meringankan beban masyarakat lainnya sebagai bentuk hadirnya Polri di tengah kesulitan masyarakat. 

Pendistribusian melibatkan berbagai kalangan termasuk BPBD Cianjur, PMI Cianjur, Perumdam Cianjur, dan berbagai lapisan masyarakat lainnya di Cianjur, sehingga berbagai kesulitan masyarakat dapat teratasi dengan cepat.

Tidak hanya pendistribusian air bersih dengan tangki dan water canon, pihaknya membangun sejumlah sumur bor di wilayah yang sulit dilalui kendaraan besar mulai dari utara hingga selatan Cianjur melibatkan jajaran Polsek.

Baca juga: PMI Cianjur salurkan 20 ribu liter air bersih untuk 1.500 KK di Cibeber

"Kami akan terus membantu masyarakat selama musim kemarau terutama dalam pendistribusian air bersih dan kesulitan masyarakat lainnya, kami berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait lainnya," kata dia.

Seiring musim kemarau yang masih melanda, pihaknya meminta masyarakat ikut serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal dengan menggiatkan ronda terutama pada malam hari guna menghindari berbagai hal termasuk kebakaran lahan dan hutan.

"Ini merupakan tugas bersama, sehingga masyarakat dapat membantu melakukan pengawasan serta melapor melalui call center 110 ketika membutuhkan bantuan dan mendapati hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal," katanya.                



Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026