Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mendorong upaya penghijauan kembali hutan yang gundul di seluruh Indonesia sebagai bagian dari langkah jangka menengah dan jangka panjang dalam menjaga lingkungan serta ketersediaan air.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat rapat koordinasi penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), di posko pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Rabu.

"Jadi semua rakyat harus mengerti. Makanya kita nanti edukasi. Jadi BRIN, Dikti (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan, Teknologi), mengedukasi tidak hanya NTT, semua kabupaten seluruh Indonesia harus diedukasi masalah menjaga hutan yang sudah gundul kita hijaukan kembali," ujarnya, sebagaimana dipantau dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Ini alasan Presiden Prabowo baru tinjau lokasi gempa di Flores

Prabowo menekankan penanganan persoalan air dan lingkungan tidak cukup dilakukan dalam jangka pendek, tetapi membutuhkan upaya jangka menengah dan jangka panjang.

Presiden mengatakan upaya tersebut membutuhkan kesabaran, ketekunan, ketabahan, dan gotong royong.

Untuk itu, dirinya juga meminta agar masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga hutan dan menghijaukan kembali kawasan yang gundul.

Prabowo juga meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan seluruh kesatuan turut mengambil peran dalam upaya tersebut.

"Nanti Panglima TNI, Kapolri, semua kesatuan juga ambil peranannya penting," katanya.

Baca juga: Presiden Prabowo dorong inovasi tepung singkong untuk padamkan karhutla

Kepala Negara menilai penghijauan dan ketersediaan air menjadi hal penting bagi masa depan daerah tersebut.

Prabowo mengatakan kemajuan sains dan teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk menjawab persoalan air.

"Kita sekarang sudah ada teknologi. Sains dan teknologi sudah membuat banyak teknologi jadi makin murah," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan kembali pentingnya keberanian untuk berpikir besar dan memiliki target yang tinggi dalam membangun daerah.

"Kita harus bertekad. Jadi kita berani berpikir dan berpikir itu harus berpikir besar. Berani berpikir besar. Berani punya target yang tinggi," ujarnya.

Prabowo juga mengingatkan para pemimpin daerah agar selalu berpihak kepada rakyat, terutama ketika masyarakat berada dalam kondisi sulit.

"Kalau dalam keadaan susah selalu berpihak kepada rakyatmu. Kalau kau berbuat untuk rakyatmu tidak akan salah. Rakyatmu sedang susah, sedang lapar, bagaimana caranya kau bisa bikin dia tidak lapar?" katanya.



Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026