Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv mengapresiasi kolaborasi Polri, pemerintah daerah, dan petani dalam memperkuat produksi bawang putih untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Rajiv dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan kegiatan penanaman bawang putih serentak yang dipusatkan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat, menjadi bagian dari program ketahanan pangan Polri.

"Saya mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta seluruh jajaran polda dan polres yang bergerak cepat merespons cita-cita Presiden mewujudkan swasembada pangan, khususnya bawang putih," kata Rajiv.

Menurut dia, kegiatan tersebut mencerminkan langkah konkret melalui perluasan lahan sekaligus kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan ribuan petani di berbagai wilayah.

"Yang menarik dari kegiatan ini bukan hanya luas lahan yang ditanami, tetapi kemampuan Polri menggerakkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan ribuan petani secara serentak di berbagai wilayah," ujarnya.

Baca juga: Polri serentak tanam bawang putih di 14 Polda demi swasembada pangan

Program penanaman serentak, kata Rajiv, penting karena swasembada pangan membutuhkan perluasan basis produksi, peningkatan produktivitas petani, kesinambungan musim tanam, serta dukungan rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Di Sembalun, panen dilakukan pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi produksi sekitar 1.050 ton. Pada saat yang sama, penanaman baru disiapkan pada lahan seluas 120 hektare untuk menjaga keberlanjutan produksi.

"Ini penting karena swasembada harus dibangun sebagai proses yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial pada satu momentum panen," katanya.062507



Pewarta: Laily Rahmawaty
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026