Jakarta (ANTARA) - PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) memberikan vaksinasi hepatitis A kepada 570 orang dari sejumlah institusi pendidikan kesehatan dan rumah sakit sebagai upaya memperluas perlindungan terhadap penyakit tersebut.
Director Anti-Infectious and Vaccine Business Unit Etana Indra Lamora dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan rangkaian vaksinasi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Hepatitis Sedunia.
"Kebutuhan perlindungan terhadap hepatitis A memang nyata, dan kami percaya edukasi serta vaksinasi tidak bisa dikerjakan sendirian," kata Indra.
Rangkaian vaksinasi dilaksanakan mulai dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hingga Fakultas Farmasi serta Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dari total 570 peserta yang telah menerima vaksin, sebanyak 375 dosis diberikan kepada sivitas FK-KMK UGM yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Kegiatan di UGM dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa Program Studi Doktor angkatan 2024 bersama Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM dengan menggabungkan seminar dan vaksinasi sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Indra, kelompok mahasiswa menjadi salah satu sasaran penting edukasi dan pencegahan mengingat penularan hepatitis A umumnya terjadi melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.
Etana, kata dia, membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan edukasi dan vaksinasi, mulai dari rumah sakit, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas olahraga, hingga pemerintah daerah.
"Program vaksinasi ini merupakan bagian dari komitmen Etana untuk memperluas akses masyarakat terhadap vaksin sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan kesehatan dan kemandirian industri farmasi dalam negeri," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UGM Sudadi mengatakan perguruan tinggi memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan hepatitis.
"Hepatitis masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu ditangani di Indonesia, dan kampus dapat berperan lebih dari sekadar tempat belajar. Edukasi menjadi bentuk percontohan dan vaksin menjadi investasi jangka panjang untuk melindungi generasi selanjutnya," kata Sudadi.
Program vaksinasi hepatitis A Etana sebelumnya juga dilaksanakan bersama sejumlah mitra di berbagai daerah, mulai dari Aceh, Jakarta, Yogyakarta hingga Lampung.
Di Aceh, Etana bekerja sama dengan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala menghadirkan layanan vaksinasi bagi masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar.
Sementara di Jakarta, program vaksinasi antara lain dilaksanakan bersama PrimaKu, Yayasan Cakra, UI, serta RSPAD Gatot Subroto dengan sasaran anak-anak, karyawan, keluarga, dan masyarakat umum.
Etana juga bekerja sama dengan KONI Pusat dan KONI Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memberikan vaksinasi hepatitis A kepada atlet muda.
Sedangkan bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, perusahaan tersebut menyalurkan 4.362 vial vaksin yang terdiri atas 1.000 dosis vaksin hepatitis A dan 3.362 dosis vaksin pneumokokus konjugasi atau PCV-13.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.