Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mendorong penegerian Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti (STAK TB) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diproyeksikan menjadi STAKN pertama di Pulau Jawa.
Singgih saat mengunjungi STAK Teruna Bhakti di Sleman, Kamis, mengatakan proses penegerian perlu dikawal dengan memastikan berbagai persoalan administratif dan kelembagaan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
"Saya ingin melihat lebih jauh bagaimana perguruan tinggi ini dapat berkembang menjadi institusi pendidikan yang semakin kuat, berkualitas, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta bangsa Indonesia," kata Singgih.
Menurut dia, perubahan status menjadi perguruan tinggi negeri tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan administratif maupun kelembagaan, tetapi harus menjadi momentum meningkatkan kualitas pendidikan.
Penegerian, kata Singgih, harus diikuti peningkatan kualitas dosen, tata kelola, kurikulum, serta sarana dan prasarana agar perguruan tinggi mampu menjawab perkembangan zaman.
"Penegerian harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dosen, tata kelola, dan kurikulum yang mampu menjawab perkembangan zaman," ujarnya.
Ia menilai pendidikan keagamaan memiliki posisi penting dalam membangun karakter bangsa. Perguruan tinggi keagamaan tidak hanya mencetak lulusan dengan kemampuan akademik dan teologi, tetapi juga manusia yang memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat pelayanan.
Menurut Singgih, nilai kasih, pelayanan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama dalam tradisi kekristenan juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang majemuk.
"Kita membutuhkan orang-orang yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati untuk melayani. Kita juga membutuhkan generasi muda yang memiliki keyakinan yang kuat, tetapi mampu hidup berdampingan dengan masyarakat yang berbeda agama, suku, budaya, dan latar belakang," katanya.
Ketua STAK Teruna Bhakti Johannis Siahaya mengatakan penegerian kampus tersebut akan menjadi kebanggaan bagi pengurus yayasan maupun mahasiswa karena berpeluang menghadirkan STAKN pertama di Pulau Jawa.
Menurut dia, delapan STAKN yang saat ini telah berdiri berada di luar Pulau Jawa.
"Peralihan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh pengurus yayasan dan mahasiswa karena akan menjadi satu-satunya STAKN di Pulau Jawa," kata Johannis.
Ia menjelaskan upaya penegerian STAK Teruna Bhakti sebenarnya telah bergulir sejak 2019 setelah mendapat perhatian dari Kementerian Agama. Pihak kampus bahkan telah mengikuti uji kompetensi dan dinyatakan lolos, tetapi proses tersebut terhenti saat pandemi COVID-19 pada awal 2020.
STAK Teruna Bhakti kemudian kembali mengupayakan penegerian dengan memperoleh dukungan rekomendasi dari DPRD kabupaten dan DPRD provinsi.
Selain kampus di wilayah Minggir, Sleman, STAK Teruna Bhakti memiliki lahan hampir satu hektare di Kabupaten Gunungkidul yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kampus.
Singgih menegaskan Komisi VIII DPR RI akan terus mendorong pendidikan keagamaan mendapatkan perhatian secara proporsional dari negara.
"Kami berharap seluruh proses penegerian diberikan kelancaran dan menghasilkan lembaga pendidikan yang semakin berkualitas, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin besar kontribusinya bagi bangsa dan negara," ujar Singgih.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.