Depok (ANTARA) - Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) Prof. Eko Prasojo mengatakan para dewan guru besar selalu mengkaji dan memberikan solusi berbagai kebijakan yang menjadi isu-isu hangat di masyarakat.
"Kami saat ini sedang fokus di komite 3 DGB untuk mengkaji masalah-masalah penting, yang banyak dibahas dan menjadi isu publik," kata Eko Prasojo usai acara Temu Akbar DGB UI di Makara Art Center UI Depok, Rabu.
Eko Prasojo juga mengatakan bahwa kebijakan pemerintah seperti pendirian Universitas Republik Indonesia (URI), Makan Bergizi Gratis(MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kami akan melakukan pengkajian dengan tujuan menjamin agar kebijakan bisa berjalan efektif.
"Tujuan kita adalah untuk memyampaikan dan menjamin efektivitas kebijakan dari pemerintah," katanya.
Ia mengatakan UI memiliki 478 guru besar dalam acara ini hadir 235 GB selain untuk silaturahmi juga untuk kolaborasi riset multi disiplin, dan bagaimana bekontribusi untuk kebijakan yang baik bagi pemerintah, dengan memberikan masukan terhadap program yang sudah dilalukan pemerintah agar tercipta efektivitas.
Sementara itu Rektor UI Heri Hermansyah mengatakan para guru besar ini bukan hanya aset UI tetapi juga merupakan aset bangsa yang mememiliki kemampuan keilmuan masing- masing.
Rektor mengatakan dengan basis keilmuannya, para guru besar juga memiliki kepekaan terhadap apa yang dapat dikontribusikan pada bangsa dan negara
"Seperti dengan dunia riset dan inovasi, satu selesai maka akan timbul masalah lainnya
Para guru besar akan memberikan analisis dan solusi berbasis keilmuannya dengan basis data yang dimilikinya," katanya.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.