Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mulai membangun jalan sepanjang 1,4 kilometer sebagai akses menuju kawasan pusat pemerintahan baru di Kelurahan Katulampa, Bogor Timur.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kota Bogor, Selasa, mengatakan pembangunan jalan tersebut menjadi tahap awal penyiapan kawasan Kantor Pemerintahan Terpadu sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Akses jalan sepanjang 1.418 meter itu akan menghubungkan wilayah Bogor Utara, Bogor Timur dan Bogor Selatan serta terkoneksi dengan pintu keluar Tol Jagorawi Bogor Selatan.
“Ini merupakan upaya untuk memupuk harapan dan mendekatkan antara mimpi dengan kenyataan menuju kota modern berkelanjutan yang tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat,” kata Dedie.
Baca juga: DPRD Kota Bogor dorong pembangunan kantor pemerintahan baru berjalan
Menurut dia, jalan tersebut akan dilengkapi drainase, jalur pedestrian, kantin, lampu penerangan jalan dan penghijauan. Pembangunannya ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari.
Pembukaan akses itu juga menjadi bagian dari persiapan pembangunan sejumlah fasilitas publik di kawasan pusat pemerintahan baru, antara lain gelanggang olahraga, gedung serbaguna dan rumah ibadah.
Dedie menyebut fasilitas olahraga diperlukan karena wilayah Kecamatan Bogor Timur belum memiliki sarana olahraga yang representatif.
“Secara bertahap akan terwujud kantor pemerintahan yang representatif untuk Kota Bogor dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan jalan baru tersebut akan menjadi tulang punggung pertumbuhan kawasan Bogor Timur.
Baca juga: Pemkot Bogor susun DED kantor pemerintahan baru di tahun 2024 ini
Menurut dia, keberadaan jalan itu diharapkan mengurangi kemacetan di sekitar pusat kota, mempercepat mobilitas warga dan distribusi logistik, serta mendorong investasi dan munculnya pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Pembangunan jalan bukan sekadar membuka akses, tetapi menjadi tulang punggung pertumbuhan kawasan di wilayah timur Kota Bogor dan memperkuat konektivitas antarkawasan,” katanya.
Bersamaan dengan dimulainya pembangunan jalan, Pemkot Bogor menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kharisma Tangguh Persada untuk menata simpang akses Jalan Parung Banteng menuju jalan masuk Tol Jagorawi dan kawasan sekitarnya.
Baca juga: DPRD Kota Bogor tanyakan urgensi pembangunan kantor pusat pemerintahan baru
Penataan itu meliputi pembangunan simpang geometrik berupa bundaran taman untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan arus kendaraan yang keluar dan masuk Tol Jagorawi.
Direktur PT Kharisma Tangguh Persada Cornelius Widjaja mengatakan kerja sama tersebut menjadi bentuk kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan infrastruktur yang meningkatkan akses pelayanan publik.
“Ketika akses menjadi lebih baik, pelayanan publik akan semakin optimal. Jalan bukan hanya menghubungkan satu titik dengan titik lain, tetapi juga pelayanan, kesempatan, pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” kata Cornelius.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.