Jakarta (ANTARA) - Anggota DPRD DKI Jakarta, Bebizie Sri Mulyati mengajak pemuda di Jakarta Utara menyulap sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis lewat kegiatan “Ngobrol Muda Mudi” dengan tema pengelolaan sampah.
“Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemuda dalam penanganan sampah serta peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual agar sampah,” kata Bebizie di Jakarta, Selasa.
Ia menilai edukasi ini penting untuk disampaikan kepada pemuda, terutama karang taruna karena pemuda diharapkan menjadi salah satu penggerak penanganan sampah di lingkungan.
Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sangat fokus terhadap penanganan sampah dan pengelolaan sampah. Gubernur Pramono Anung juga telah mengeluarkan instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 mengatur tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Baca juga: DKI optimalisasi TPS 3R untuk kurangi jumlah sampah ke TPST Bantargebang
Baca juga: Gubernur DKI harap TPS3R kurangi residu sampah ke TPST Bantargebang
“Saya rasa ini penting dalam penerapan sosialisasi di tingkat masyarakat maupun pemuda, selain itu juga pemanfaatan sampah agar bisa bermanfaat menjadi pendapatan” kata Bebizie
Dewan Kota Kecamatan Peenjaringan Radian Azhar menilai langkah yang dilakukan anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie sudah tepat dengan melibatkan pemuda.
“Ini sangat menarik, meskipun permasalahan sampah sangat klasik. Sangat menarik ketika bu dewan Bebizie mengajak kolaborasi dengan para pemuda,” katanya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Jakarta Utara Yawan berharap kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap beberapa bulan sekali untuk dapat menginspirasi anak-anak muda di Jakarta Utara.
“Ini akan menginspirasi anak-anak muda di Jakarta utara” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia NasutionUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.