Bogor (ANTARA) - Pelaksanaan UI Green Matarhon 2026 di Kampus Universitas Indonesia Depok yang adem dan penuh pepohonan pada Minggu (9/8/2026) berlangsung sukses.
Rektor melalui Rektorat Universitas Indonesia Prof Heri Hermansyah membuat gebrakan dengan secara langsung melaksanakan even UI Green Marathon.
Ajang marathon itu digelar dalam empat kategori yaitu full marathon, half marathon, 10 kilometer dan 5 kilometer.
Mereka dalam rentang waktu yang singkat berhasil menyelenggarakan even tersebut dengan melibatkan even organiser great A yang punya reputasi bagus yang sudah teruji.
"Saya juga salut pada Prof Nia, Prof Munir dan tim yang sangat luar biasa bahu membahu demi sukesnya even ini," ujar Ketua Panitia UI Green Marathon Saleh Husin.
Saleh sendiri berbaur bersama hampir 3.500 peserta dan juga ikut terjun langsung turun di kategori 10 kilometer bersama keluarga, termasuk bersama teman-teman pemilik dan direksi dari beberapa korporasi yang turut memberikan sponsor acara tersebut.
Hadir pula komunitas yang sering mengikuti even marathon, baik skala nasional maupun internasional .
Para peserta memberikan penilaian positif atas penyelenggaraan UI Green Maraton, karena menurut mereka tata cara pengelolaannya sangat bagus dan profesional.
Saat lomba di setiap jarak tertentu maupun setiap tikungan selalu ada petugas yang selalu memberikan semangat maupun arah termasuk water station sehingga para runners semakin bersemangat dan happy.
Ia berharap tahun depan pelaksanaannya semakin besar dan banyak jumlah peserta, setelah melihat even perdana yang sangat sukses.
Saleh sangat yakin dengan semangat kerja keras tanpa kenal lelah tim rektorat dan dorongan motivasi yang kuat dari Rektor, ke depannya UI Green Marathon akan menjadi ikon kampus.
"Apalagi dana yang didapat untuk memperkuat dana abadi UI termasuk untuk membantu mahasiswa UI yang kurang mampu, " ujar Saleh Husin yang juga Ketua Majelis Wali Amanat UI 2019-2024.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.