Bogor (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Bogor Rezky Kartika menyalurkan bantuan 112 unit kursi roda kepada masyarakat melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bogor Tahun 2026.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Minggu (9/8), dengan 38 penerima manfaat menerima bantuan pada tahap pertama.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia), sebagai alat bantu mobilitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Rezky mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan kepada dirinya.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, yang penting adalah bagaimana bantuan dapat disalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Rezky.
Ia memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh 112 unit kursi roda diterima oleh warga yang berhak.
Salah seorang penerima manfaat, Nuryaman, mengapresiasi bantuan tersebut dan berharap dukungan bagi masyarakat Kota Bogor dapat terus dilanjutkan dalam bentuk bantuan lainnya.
"Mudah-mudahan ke depannya bukan hanya kursi roda, tapi ada bantuan-bantuan lain yang bisa membantu masyarakat Kota Bogor," ujarnya.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor Evandy Dahni.
Jenal mengingatkan para penerima manfaat agar menjaga dan merawat bantuan yang diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
"Bantuan ini berasal dari rakyat, dan untuk rakyat. Kami berharap penerima dapat menggunakan serta merawat alat bantu ini sebaik mungkin agar masa pakainya lebih lama," katanya.
Rezky mengatakan dirinya bersama pihak terkait akan melanjutkan distribusi tahap berikutnya hingga seluruh bantuan kursi roda yang telah disiapkan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Pewarta: Antara/RilisUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.