Cianjur (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan 120.000 liter air bersih untuk 5.393 jiwa di enam kecamatan terdampak kemarau, dengan pendistribusian dilakukan sebanyak dua kali setiap hari ke sejumlah kecamatan.
Kepala Markas PMI Cianjur Ajang Fajar Aciana di Cianjur, Jumat, mengatakan jumlah permintaan pendistribusian air bersih terus bertambah setiap harinya, terutama di enam kecamatan seperti di Kecamatan Cikalongkulon, Cibeber, Sukaluyu, Haurwangi, Mande, dan Cilaku.
Kondisi itu, kata dia, menyebabkan pendistribusian dilakukan hingga malam hari dengan melibatkan tiga orang staf dan relawan yang bertugas bergantian setiap hari, dimana rata-rata per hari dapat didistribusikan 15-20 ribu liter air ke wilayah terdampak.
"Sejak satu pekan terakhir telah dibuat jadwal tetap pendistribusian ke sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah, seperti di Kecamatan Sukaluyu dan Cibeber, dimana warga tidak lagi memiliki sumber air karena mengering," katanya.
Pendistribusian air untuk masyarakat bekerja sama dengan Perumdam Cianjur, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara maksimal setiap harinya, dimana selama satu pekan terakhir koordinasi pembagian jadwal pendistribusian dilakukan bersama BPBD Cianjur.
Pasalnya permintaan pendistribusian air yang masuk setiap hari lebih dari lima, termasuk dari wilayah selatan Cianjur, namun hanya beberapa yang dapat dilayani karena terbatasnya anggaran yang tersedia dari Bulan Dana Kemanusiaan Tahun 2025.
Bahkan selama musim kemarau, kata dia, pendistribusian bantuan logistik untuk korban bencana alam, terutama kebakaran, masih cukup tinggi sehingga pembagian anggaran dimaksimalkan untuk kedua pelayanan dapat terus berjalan.
"Kami terus memaksimalkan anggaran yang ada, terutama untuk pendistribusian air dengan tangki yang mendapat bantuan dari PMI Provinsi Jabar, sehingga pelayanan dapat dilakukan setiap hari," katanya.
Selain mendistribusikan air, sejumlah relawan melakukan sosialisasi terkait hemat penggunaan air selama musim kemarau, termasuk meminta masyarakat menyiapkan bak penampungan guna mempercepat pendistribusian setiap harinya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.