Jakarta (ANTARA) - Gelombang tren olahraga lari yang terus berkembang di Indonesia jadi sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat sekaligus membuka peluang baru bagi penguatan ekonomi berbasis sport tourism.
Di tengah semakin banyaknya penyelenggaraan ajang lari di berbagai daerah, event berstandar profesional dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga.
Berdasarkan catatan Kementerian Pemuda dan Olahraga, sepanjang 2025 terdapat lebih dari 550 event lari berskala kecil hingga besar yang diikuti puluhan ribu peserta di berbagai wilayah Indonesia.
Fenomena tersebut menunjukkan olahraga lari telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat serta menjadi salah satu penggerak industri olahraga nasional.
Melihat antusiasme itu, Indomaret kembali menggelar Indomaret Run 2026 pada 22 November 2026 di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara. Ajang ini menyediakan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan Half Marathon (21,1K), dengan total kuota mencapai 10 ribu peserta.
Brand Activation Manager Indomaret Soyin Ongko mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengusung konsep yang lebih inklusif agar masyarakat dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti ajang lari tersebut.
"Kami kembali memilih kawasan PIK 2 dengan penyempurnaan rute daripada tahun lalu agar pelari bisa menikmati pengalaman berlari yang semakin menyenangkan. Kami pun memastikan semua masyarakat memiliki kesempatan sama untuk berpartisipasi pada Indomaret Run 2026 dengan membuka pendaftaran melalui gerai Indomaret yang mudah ditemui masyarakat di berbagai daerah," ujar Soyin, di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, akses pendaftaran secara luring melalui seluruh gerai Indomaret di Indonesia menjadi salah satu upaya memperluas partisipasi masyarakat, termasuk bagi mereka yang belum terbiasa melakukan transaksi digital. Peserta juga diberikan berbagai pilihan metode pembayaran, termasuk pembayaran tunai.
Untuk menjaga kualitas penyelenggaraan, Indomaret kembali bekerja sama dengan iRace Indonesia sebagai penyelenggara teknis.
Berbagai peningkatan dilakukan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya, mulai dari penambahan water station setiap dua kilometer, peningkatan layanan medis, penyempurnaan rambu petunjuk, hingga penerapan sistem bendera cuaca yang akan menghentikan perlombaan jika kondisi dinilai membahayakan keselamatan peserta.
Race Director iRace Indonesia Veddy Jonatan mengatakan seluruh penyempurnaan itu dilakukan agar peserta dapat menikmati pengalaman berlari secara aman serta memiliki kesempatan mencatatkan performa terbaik.
"Tahun ini kami melakukan berbagai penyempurnaan berdasarkan masukan dari peserta. Untuk Indomaret Run 2026, kami menghadirkan fasilitas pendukung seperti water station dan layanan medis yang lebih memadai, rambu petunjuk dan sistem bendera hitam sesuai standar penyelenggaraan lomba lari profesional. Fokus utama kami adalah memberikan ruang aman dan nyaman bagi para pelari untuk menikmati kegiatan hingga memecahkan rekor pribadi mereka, dengan pengalaman berkesan," kata Veddy.
Selain meningkatkan kualitas penyelenggaraan, Indomaret juga kembali menggandeng Ortuseight sebagai mitra resmi penyedia perlengkapan lari dalam race pack.
Kolaborasi dengan merek olahraga lokal itu menjadi bagian dari upaya mendukung industri olahraga nasional sekaligus memperkenalkan produk dalam negeri kepada komunitas pelari.
Soyin menambahkan peserta yang berhasil menyelesaikan kategori Half Marathon akan memperoleh medali serta jaket eksklusif hasil kolaborasi Indomaret Run 2026 dan Ortuseight sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian mereka.
Pendaftaran Indomaret Run 2026 dibuka dalam dua tahap. Batch pertama dimulai pada 7 Agustus 2026 pada seluruh gerai Indomaret di Indonesia dengan penawaran potongan Poinku hingga Rp100 ribu.
Adapun batch kedua akan dibuka melalui BRImo pada 12 Agustus 2026.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, penyelenggaraan Indomaret Run 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi kawasan PIK 2 dan Jakarta Utara.
Kehadiran ribuan peserta diperkirakan meningkatkan okupansi hotel, mendorong transaksi sektor kuliner, serta menggerakkan aktivitas perdagangan dan pariwisata di kawasan tersebut.
Melalui perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan produk lokal, ajang ini mencerminkan semakin besarnya peran event olahraga dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional serta memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.