Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan memperbarui SATUSEHAT agar pengguna dapat memantau tren kesehatan pribadi dan melakukan tindak lanjut kesehatan yang diperlukan.

Dia menjelaskan, sejumlah pembaruan itu mencakup pencatatan progres olahraga layaknya menggunakan perangkat wearable, serta integrasi data kesehatan dengan akun agar bisa dilihat pengguna. Pihaknya juga mempertimbangkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk merespons kondisi kesehatan pengguna dengan memberikan arahan.

"Jadi teman-teman bisa kayak bisa lihat rekening bank gitu. Ini bisa lihat data kesehatan di manapun. Dicek di rumah sakit A, di laboratorium B, di rumah sakit C, di puskesmas D, semua data kesehatannya bisa masuk jadi satu file di SATUSEHAT-nya teman-teman," kata Budi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Menkes sebut tiket periksa kesehatan gratis saat HUT diberikan melalui SatuSehat Mobile

Menurutnya, pengguna nantinya dapat melihat sejumlah indikator kesehatan, seperti tekanan darah, gula darah, dan kolestrol, beserta perkembangannya dari waktu ke waktu.

Selain data dari fasilitas kesehatan, SATUSEHAT juga disiapkan untuk dapat menampilkan data aktivitas fisik, seperti lari, layaknya perangkat wearable yang digunakan untuk mencatat kegiatan olahraga.

Budi mengatakan, pihaknya juga mempertimbangkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam SATUSEHAT untuk memberikan petunjuk ketika indikator kesehatan pengguna menunjukkan kondisi yang perlu mendapat perhatian.

"Dan nanti mungkin kita kasih AI sedikit. Jadi kalau misalnya udah tinggi, mesti ngapain aja. 'Kontak dokter Dante, ini nomor teleponnya'," ujarnya.

Dia berharap pembaruan SATUSEHAT tersebut dapat diluncurkan pada Agustus 2026.

 



Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026