Karawang (ANTARA) - Taman pemakaman modern khusus muslim di Kabupaten Karawang, Jabar, Al Azhar Memorial Garden menyampaikan tingkat penjualan lahan makam di kawasannya kini sudah mencapai 90 persen dari luas lahan sekitar 25 hektare.
Gead of Business Development & Marketing Al Azhar Memorial Garden, Reza Hidayatullah, dalam keterangannya di Karawang, Jumat menyampaikan, konsistensi adalah kunci dari setiap institusi yang ingin terus dipercaya oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Bagi Al Azhar Memorial Garden, kata dia, konsistensi ini terlihat dari pengelolaan makam sesuai syariat Islam tetap terjaga sejak pertama kali didirikan pada 2011 oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, hingga kini memasuki usia 15 tahun di 2026.
Ia mengatakan, sepanjang 15 tahun berdiri, pengelola pemakaman modern ini tidak pernah mengesampingkan prinsip syariat dalam setiap aspek layanannya. Mulai dari arah lahan yang menghadap kiblat, prosedur pemulasaran dan penguburan jenazah yang mengikuti kaidah fikih, hingga tata cara perawatan makam yang tetap menjunjung nilai-nilai keislaman.
"Konsistensi ini bukan hal yang mudah dijaga selama 15 tahun, apalagi di tengah berbagai perubahan zaman. Namun bagi kami, syariat Islam adalah fondasi yang tidak bisa ditawar, apa pun tantangannya," katanya.
Menurut dia, bagi umat Islam, proses pemakaman bukan sekadar seremoni penguburan jasad. Namun menjadi rangkaian ibadah terakhir yang harus dijalankan sesuai tuntunan syariat.
Ia mengatakan, sepanjang perjalanannya, pihaknya konsisten menjaga satu prinsip utama, yakni pengelolaan makam dilakukan profesional sekaligus sesuai syariat Islam.
Luas lahan yang kini dikelola Al Azhar Memorial Garden mencapai 25 hektare, dengan kesediaan lahan makam lebih dari 20.000 lubang kubur.
Selama 15 tahun berkiprah di pemakaman modern, hingga kini yang sudah terisi atau terjual sekitar 90 persen.
Untuk harga per lubang atau per makam sebesar Rp68 juta. Harga itu diakuinya belum termasuk diskon.
Sementara itu, selain aspek syariat, pengelola pemakaman modern ini juga menghadirkan layanan dan fasilitas selama 24 jam, memastikan keluarga yang membutuhkan bantuan dapat dilayani kapan saja tanpa hambatan waktu.
Di usia 15 tahun perjalanan, katanya, Al Azhar Memorial Garden membuktikan kalau mengelola pemakaman secara profesional dan islami bukan hal yang mustahil dilakukan secara berkelanjutan.
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.