Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Respons sigap petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil memadamkan kebakaran pada sebuah lahan kosong di kawasan Bukit Cinta, Jalan Kodam, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan.

"Begitu menerima informasi laporan, personel dan armada langsung kami kerahkan agar api tidak semakin meluas, terutama karena lokasi dipenuhi alang-alang kering," kata Komandan Peleton 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi Danny Adha di Cikarang, Selasa.

Sebanyak tiga unit tim utama dari Pos Cikarang Selatan, Serang Baru, dan Pos Pemda Kabupaten Bekasi dikerahkan ke lokasi guna mempercepat penanganan agar api bisa segera dikendalikan serta tidak meluas ke kawasan lain.

"Upaya pemadaman api juga mendapat dukungan tiga unit bantuan dari Pos Lippo, EJIP dan Hyundai sehingga api bisa segera dikendalikan," katanya.

Baca juga: Bupati Bekasi instruksikan lakukan mitigasi TPA Burangkeng cegah kebakaran

Setelah berjibaku selama lima jam, petugas pemadam akhirnya dapat menguasai area terdampak sekaligus melakukan tindakan lanjutan melalui upaya pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Danny menyebut insiden kebakaran itu mengakibatkan kepulan asap tebal yang menyelimuti akses jalan menuju kawasan Delta Silicon dan wilayah sekitar serta membakar sejumlah kabel optik yang melintas di lokasi.

"Lahan yang terbakar didominasi alang-alang kering. Proses penanganan memerlukan waktu karena api cepat merambat akibat kondisi vegetasi yang kering ditambah kencang hembusan angin," ujarnya.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran sampah di tepi jalan yang kemudian merambat ke hamparan alang-alang. Kondisi musim kemarau menyebabkan vegetasi menjadi sangat mudah terbakar sehingga api dengan cepat meluas ke area sekitar.

Baca juga: Lahan pekarangan dominasi area kebakaran di Bekasi sepanjang Agustus 2023

"Belakangan ini kami cukup banyak menangani kebakaran alang-alang, sampah maupun limbah. Kemungkinan karena musim kemarau masih ada masyarakat yang membakar alang-alang atau sampah sebagai solusi, padahal risikonya sangat besar," katanya.

Dia mengimbau segenap warga untuk mewaspadai terjadinya insiden kebakaran dengan tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarang maupun tindakan lain yang dapat memicu peristiwa tersebut.

"Termasuk bijak memanfaatkan alat rumah tangga yang menggunakan aliran listrik sebab korsleting bisa menjadi penyebab kebakaran. Di musim kemarau ini sebisa mungkin jangan membakar sampah maupun tindakan lain yang memunculkan api," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026