Kabupaten Bogor (ANTARA) - Komisi I DPRD Kabupaten Bogor mengapresiasi pelaksanaan seleksi terbuka promosi jabatan aparatur sipil negara (ASN) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan birokrasi profesional berbasis kompetensi.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Irvan Maulana di Cibinong, Selasa, mengatakan seleksi terbuka tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik.

"Komisi I mengapresiasi kebijakan Bupati Bogor yang berani melakukan seleksi terbuka ini. Karena ini adalah langkah positif untuk mewujudkan birokrasi yang lebih profesional," katanya.

Irvan menilai promosi jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka akan memastikan pejabat dipilih berdasarkan kemampuan dan kompetensi, bukan kedekatan.

Menurut dia, proses seleksi juga harus dilaksanakan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang ASN, mengingat mekanisme tersebut baru pertama kali diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Untuk menempatkan seseorang pada sebuah jabatan tidak lagi berdasarkan kedekatan, tetapi berdasarkan kompetensi yang telah melewati seleksi ketat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan seleksi terbuka dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh ASN dalam mengembangkan karier.

"Kami ingin seluruh aparatur sipil negara memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkarier melalui proses yang terbuka," kata Rudy.

Sebelumnya, Rudy menyatakan seleksi terbuka jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dilaksanakan secara transparan dan objektif untuk menjaring ASN terbaik berdasarkan kompetensi. Seluruh ASN yang memenuhi persyaratan diberi kesempatan mengikuti seleksi tanpa memandang organisasi perangkat daerah (OPD) asal.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Muhamad Zulfikar mengatakan seleksi terbuka tahap kedua mencakup empat formasi kepala bidang setelah sebelumnya dilakukan seleksi untuk dua jabatan sekretaris dinas.

Menurut Zulfikar, setiap formasi diikuti lima peserta terbaik yang lolos melalui delapan tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes berbasis komputer (CAT), hingga penilaian kompetensi sebelum mengikuti wawancara akhir bersama bupati.

Pada seleksi terbuka tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor membuka 31 formasi jabatan di Dinas Kebudayaan serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang yang diikuti 313 ASN.
 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026