Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penindakan setelah menerima laporan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbukitan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur kembali teramati menyala akibat hembusan angin kencang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa dinamika cuaca dan kondisi vegetasi kering menjadi pemicu utama kembali munculnya kobaran api di lokasi tersebut.
"Hembusan angin membawa bara api yang dengan cepat menyulut daun, rumput, dan serasah kering di sekitar area perbukitan," kata dia.
Abdul menjelaskan bahwa peristiwa karhutla tersebut awalnya melanda kawasan hutan Perum Perhutani seluas empat hektare di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, sejak Sabtu (25/7) dini hari.
Baca juga: Tim gabungan gerak cepat kendalikan karhutla di Lumajang
Baca juga: Karhutla di lereng Gunung Ijen Jatim tercatat capai 20 hektare
Pewarta: M. Riezko Bima Elko PrasetyoUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.